Scroll untuk baca artikel
Sosial

Lukas Alex Magai: LEMASMOS Jadi Langkah Maju, Masyarakat Moni Selatan Diminta Bangun Kampung Halaman

×

Lukas Alex Magai: LEMASMOS Jadi Langkah Maju, Masyarakat Moni Selatan Diminta Bangun Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini
Tokoh senior masyarakat Moni dan Mee Selatan, Lukas Alex Magai, Saat memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Tokoh senior masyarakat Moni dan Mee Selatan, Lukas Alex Magai, menyambut baik keberadaan Lembaga Masyarakat Suku Moni Selatan (LEMASMOS) di Kabupaten Mimika.

Menurut Lukas, kehadiran dan aktivitas LEMASMOS menjadi langkah maju bagi masyarakat Moni dan Mee Selatan untuk memperkuat persatuan, menjaga kehidupan damai serta turut mengambil bagian dalam pembangunan di Kabupaten Mimika.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Hal itu disampaikan Lukas Alex Magai, yang juga merupakan mantan Sekretaris LEMASMOS selama 28 tahun, dalam acara peresmian Kantor LEMASMOS dan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi LEMASMOS di Jalan Trans Nabire, Sabtu (26/9/2026).

Dalam sambutannya, Lukas menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar masyarakat Moni Selatan dan Mee yang telah hadir dan mendukung keberadaan LEMASMOS.

Ia mengatakan, keberadaan LEMASMOS menjadi wadah penting untuk membangkitkan semangat masyarakat Moni dan Mee bagian selatan pegunungan yang selama ini berdomisili dan hidup di wilayah Kabupaten Mimika.

“Pada saat ini kami merasa bangga sebagai senior di LEMASMOS. Kehadiran LEMASMOS menjadi satu langkah maju ke depan bagi masyarakat kita,” ujar Lukas.

Menurutnya, LEMASMOS diharapkan dapat menjadi wadah yang membawa semangat persatuan, kehidupan damai, serta membangun hubungan yang baik dengan pemerintah, gereja dan seluruh masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menjaga kehidupan yang harmonis dengan sesama serta menghormati setiap pihak yang menjalankan tugas di wilayah tersebut.

“Melalui visi dan misi LEMASMOS ke depan, kami berharap tercipta suasana yang damai di daerah ini. Kita harus hidup damai dengan sesama, dengan keluarga, dengan pemerintah dan terutama dengan Tuhan,” katanya.

Lukas juga berharap Badan Pengurus LEMASMOS dapat menjalankan organisasi dengan baik dan membangun struktur pemerintahan adat yang kuat.

Menurutnya, lembaga masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga kepentingan masyarakat serta memastikan kehidupan bersama berjalan sesuai dengan nilai-nilai adat.

“Kami sangat mengharapkan kepada Badan Pengurus LEMASMOS supaya lembaga ini dapat menyusun struktur pemerintahan adat dengan baik, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Moni dan Mee yang berada di Timika maupun daerah lainnya untuk bersama-sama mendukung keberadaan LEMASMOS.

“Untuk itu kami mengimbau kepada orang-orang yang ada di Timika, orang Mee dan orang Moni, mari kita membangun dan mendorong LEMASMOS ini supaya ke depan bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Lukas juga menyoroti potensi sumber daya alam yang berada di wilayah masyarakat Moni dan Mei Selatan.

Ia menilai masyarakat tidak seharusnya hanya berkumpul dan mencari kehidupan di Kota Timika, tetapi perlu mulai melihat potensi kampung halaman sebagai tempat untuk membangun kehidupan dan masa depan.

“Segala potensi pembangunan di Kabupaten Mimika, termasuk sumber daya alam yang ada dan yang akan dikembangkan, banyak berada di wilayah kita. Karena itu, tidak perlulah masyarakat Moni dan Mei di sini hanya berkumpul di Timika,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai kembali melihat kampung halaman sebagai bagian dari masa depan.

“Marilah kita pulang dan hidup di sini untuk mencari kehidupan dan membangun masa depan,” tambahnya.

Lukas menegaskan, keberadaan LEMASMOS diharapkan bukan sekadar sebagai sebuah lembaga, tetapi menjadi wadah yang mampu menjaga persatuan masyarakat, memperkuat adat, serta membangun komunikasi dengan pemerintah dan gereja.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan LEMASMOS selama ini.

“Saya atas nama senior masyarakat Moni dan Mee di daerah ini menyampaikan terima kasih. Selama ini saya menyadari bahwa dari Jalan Iwakas sampai ke wilayah ini saya belum pernah datang. Tetapi melalui kegiatan LEMASMOS ini, kami datang dan melihat keberadaan masyarakat kita di tempat ini. Ini merupakan satu langkah maju ke depan,” pungkas Lukas.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menyatakan kesiapan pemerintah daerah melalui instansinya untuk mendukung pembangunan Koperasi LEMASMOS.

Samuel mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong pengembangan ekonomi masyarakat dari empat suku agar dapat semakin mandiri di atas tanah mereka sendiri.

“Sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, saya siap mendukung apa yang sudah dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati, termasuk peletakan batu pertama ini,” kata Samuel.

Ia mengatakan, pihaknya akan mendorong program-program pengembangan ekonomi masyarakat yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami siap mendukung dan mendorong bagaimana program pengembangan ekonomi masyarakat empat suku ini. Mereka juga bisa mandiri di atas tanah mereka sendiri,” ujarnya.

Menurut Samuel, pembangunan koperasi diharapkan menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat secara bertahap.

Ia mengatakan, program-program lainnya akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat ke depan.

“Untuk sementara itu dulu. Yang lain-lain nanti akan dikembangkan,” pungkasnya.

Sosial

Timika, Torangbisa.com – Dalam rangka menyambut Hari Karantina Indonesia ke-149 dan Hari Ulang Tahun Badan Karantina Indonesia ke-3 Tahun 2026, Karantina Papua Tengah melaksanakan kegiatan Anjangsana kepada Purnabakti dan Pegawai PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan), Kamis (24/09/2026).