Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan penataan birokrasi dengan melantik ratusan pejabat di lingkungan pemerintah daerah.
Prosesi pengukuhan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Johannes Rettob didampingi oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong berlangsung di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Rabu (11/03/2026), sebagai langkah memperkuat kinerja aparatur sipil negara serta mendorong reformasi birokrasi yang lebih profesional.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa proses pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui berbagai tahapan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan sejumlah proses seleksi, mulai dari evaluasi kinerja, job fit atau penyesuaian jabatan untuk pimpinan tinggi, hingga uji kompetensi yang melibatkan tim profesional.
“Kita sudah melakukan seleksi awal, evaluasi kinerja, hingga job fit untuk jabatan pimpinan tinggi. Selain itu juga dilakukan uji kompetensi untuk memastikan pejabat yang dilantik memiliki kemampuan sesuai dengan jabatan yang diemban,” ujar Johannes Rettob.
Ia menjelaskan, dari hasil evaluasi yang dilakukan, jumlah pejabat eselon III yang mengikuti proses penilaian mencapai sekitar 157 orang, baik dari golongan IIIA maupun IIIB. Sementara untuk pejabat eselon IV jumlahnya mencapai sekitar 700 orang.
Namun dalam pelantikan yang dilaksanakan saat ini, jumlah pejabat yang dilantik baru mencapai sekitar 259 orang.
Hal tersebut karena masih ada sejumlah pejabat yang proses administrasi serta pertimbangan teknisnya masih menunggu rekomendasi dari instansi terkait, termasuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Johannes Rettob menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat melantik pejabat tanpa melalui prosedur yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Penempatan jabatan ini bukan karena saya tunjuk atau karena saya suka atau tidak suka kepada seseorang. Semua harus melalui aturan dan pertimbangan teknis yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelantikan pejabat akan dilakukan secara bertahap seiring keluarnya pertimbangan teknis dari pemerintah pusat. Jika seluruh rekomendasi telah keluar, maka pemerintah daerah akan segera melaksanakan pelantikan berikutnya.
“Kalau pertimbangan teknisnya sudah keluar, maka langsung kita lantik. Mungkin minggu depan ada lagi sekitar 20 sampai 50 orang yang akan dilantik,” jelasnya.
elain itu, ia juga menyoroti masih banyaknya jabatan yang saat ini diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). Menurutnya, kondisi tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah agar jabatan-jabatan tersebut dapat segera diisi oleh pejabat definitif.
Bupati Mimika juga menegaskan komitmennya untuk membangun reformasi birokrasi yang profesional dan transparan selama masa kepemimpinannya.
“Kami hanya memiliki waktu lima tahun untuk memimpin daerah ini. Karena itu kami ingin membangun birokrasi yang profesional dan sesuai dengan aturan,” katanya.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjaga integritas, meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan ini adalah amanah. Jalankan dengan baik demi masa depan daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.















