Timika, Torangbisa.com – Koordinator Komunitas Laberti, Ronald Windessy, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang kembali mempercayakan komunitas anak-anak lahir besar Timika untuk menghias sejumlah titik ikon kota dalam rangka menyambut perayaan Imlek.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media di Bundaran Petrosea, Sabtu (14/02/2026).
Ronald mengatakan, pihaknya telah memulai pekerjaan sejak beberapa hari lalu, diawali dari Bundaran Timika Indah.
Hingga tadi malam, progres pekerjaan di lokasi tersebut telah mencapai sekitar 98 persen dan ditargetkan rampung 100 persen hari ini.
“Puji Tuhan, tadi malam kami sampai jam 12 bekerja di Bundaran Timika Indah. Lampu-lampu dan atribut Imlek sudah kami nyalakan. Sekarang kami fokus ke Bundaran Petrosea,” ujarnya.
Di Bundaran Petrosea, Komunitas Laberti akan membuat tiga titik hiasan berupa gapura dari tiga arah, yakni dari arah Timika, arah SP2, dan arah Jalan Petrosea. Setelah itu, tim akan melanjutkan pemasangan dekorasi di Bundaran SP2 dengan konsep serupa.
Menurut Ronald, target penyelesaian seluruh pekerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar lima hingga enam hari.
Ia mengaku bersyukur karena adik-adik komunitas sangat antusias, bahkan rela meninggalkan aktivitas pribadi demi menyukseskan program yang telah dipercayakan pemerintah daerah.
“Saya sangat berterima kasih kepada adik-adik Laberti yang begitu semangat. Mereka rela meluangkan waktu untuk mendukung tanggung jawab yang diberikan pemerintah,” katanya.
Terkait tema, Ronald menyebut pihaknya mengikuti konsep umum perayaan Imlek karena tidak ada tema khusus yang ditetapkan pemerintah.
Namun, ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah mempererat rasa toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mimika.
“Harapan kami dengan adanya hiasan ini, rasa toleransi umat beragama di kabupaten ini semakin kuat. Ini juga sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa respon masyarakat sangat positif. Sejak pemasangan dekorasi di Bundaran Timika Indah, banyak warga yang berhenti untuk memberikan aplaus dan semangat kepada tim.
“Respon masyarakat sangat antusias. Mereka mendukung dan memberi semangat kepada kami. Itu menjadi motivasi besar bagi kami,” tuturnya.
Ronald mewakili Komunitas Laberti mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk menghias kota menyambut perayaan Imlek.
“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menambah euforia masyarakat Kabupaten Mimika dalam menyambut hari besar dan semakin mempererat kebersamaan di daerah ini,” pungkasnya.













