Timika, Torangbisa.com – Kelurahan Kamoro Jaya terus memacu pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, dengan menekankan inovasi sebagai kunci menghadapi tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Hal ini ditegaskan Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifah Sikowael saat ditemui di Kantor Kelurahan Kamoro Jaya, Timika, Selasa (20/1/2025).
Musdalifah menjelaskan, program-program yang dijalankan saat ini pada dasarnya merupakan kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya, baik di sektor pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat. Namun ke depan, ia berharap program pemberdayaan dapat dikemas lebih kreatif agar benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga.
“Untuk pembangunan, mekanismenya sudah jelas melalui musrenbang satu tahun sebelumnya. Musrenbang 2026 sudah dilakukan di 2025, dan nanti kita akan musrenbang lagi untuk 2027. Tetapi khusus pemberdayaan, saya berharap bisa lebih inovatif,” ujarnya.
Menurut Musdalifah, kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya stabil menuntut kelurahan untuk menghadirkan terobosan baru. Oleh karena itu, pihaknya terus bersinergi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), terutama di sektor pertanian, guna mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Kelurahan Kamoro Jaya juga berkomitmen mendukung program nasional, khususnya di bidang kesehatan, ketahanan pangan, serta penurunan angka stunting yang belakangan menunjukkan tren peningkatan. Salah satu upaya konkret yang telah berjalan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional.
Program MBG tersebut telah dilaksanakan di Posyandu Bintang Timur, dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan balita. Pada tahap awal, posyandu tersebut menerima bantuan sebesar Rp195.000.
“Kami masih terus melakukan lobi agar program MBG ini bisa berkelanjutan. Harapannya, jika ibu hamil sudah mendapatkan asupan bergizi sejak awal, maka ke depan tidak ada lagi anak yang lahir dalam kondisi stunting,” jelas Musdalifah.
Ia menekankan bahwa program MBG sangat penting untuk posyandu, tidak hanya difokuskan di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi utama dalam menyiapkan generasi masa depan, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045 dan terwujudnya Papua Emas.
Di sisi lain, Musdalifah juga menyoroti persoalan penyediaan air bersih yang hingga kini belum optimal. Meski sempat dilakukan uji coba penyaluran air ke beberapa titik, layanan tersebut terhenti akibat kerusakan mesin pompa dorong.
“Mesin pompanya ada yang rusak. Kami sangat berharap ini segera diperbaiki agar air bersih bisa beroperasi dan dinikmati masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, ia juga mengeluhkan aksi oknum tidak bertanggung jawab yang mencuri atau merusak meteran air milik warga. Menurutnya, tindakan tersebut sangat menghambat upaya pemerintah dalam menyediakan pelayanan dasar.
“Kalau bisa, ini diusut dengan baik karena sangat mengganggu pelayanan air bersih yang sudah lama dinantikan warga,” tegasnya.
Sementara di sektor infrastruktur, Musdalifah menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Ia menyebutkan bahwa pada tahun ini Kelurahan Kamoro Jaya mendapatkan banyak pembangunan, mulai dari peningkatan jalan, pembangunan drainase, hingga normalisasi di sejumlah titik rawan.
“Puji Tuhan, tahun ini banyak pembangunan di Kamoro Jaya. Harapan kami ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi, sehingga infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak ada lagi genangan atau banjir yang masuk ke rumah warga,” pungkasnya.















