Halo PolisiInfo TerbaruPapua Terkini

Kapolda Papua Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri dan PNS Polri Polda Papua

×

Kapolda Papua Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri dan PNS Polri Polda Papua

Sebarkan artikel ini
Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., memimpin dengan penuh khidmat Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri dan PNS Polri Periode 1 Januari 2024 serta PNS Polri Periode 1 Oktober 2023 di Lapangan Apel Mapolda Papua Lama pada Senin (01/01/2024).

JAYAPURA, (torangbisa.com) —  Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., memimpin dengan penuh khidmat Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri dan PNS Polri Periode 1 Januari 2024 serta PNS Polri Periode 1 Oktober 2023 di Lapangan Apel Mapolda Papua Lama pada Senin (01/01/2024).

Upacara tersebut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Eva Mathius Fakhiri, Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Papua dan peserta upacara yang terdiri dari personel dan PNS Polri Polda Papua.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Sebanyak 1.043 personel Polda Papua naik pangkat, terdiri dari 37 Pamen, 169 Pama, 832 Bintara, 2 Tamtama, dan 3 PNS, dengan rincian 363 personel dari Polda Papua (17 Pamen, 44 Pama, 297 Bintara, 2 Tamtama, dan 3 PNS) serta 680 personel dari Polres Jajaran (20 Pamen, 125 Pama, dan 535 Bintara).

Dalam amanatnya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa kenaikan pangkat adalah penghargaan dari pimpinan atas dedikasi dan prestasi dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri dan ASN Polri.

“Selain itu, kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan yang harus dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan digunakan sebagai wahana introspeksi diri agar tercapai kesadaran yang mendalam untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan pangkat, selain sebagai bentuk kesejahteraan, juga harus diperjuangkan dengan memenuhi tuntutan tugas dan persyaratan administrasi serta kesemaptaan yang ditetapkan. Penilaian atasan terhadap sikap, perilaku, dan prestasi kerja sehari-hari menjadi pertimbangan dalam usulan kenaikan pangkat, sehingga kenaikan tersebut adalah hasil dari kerja keras, dedikasi tinggi, dan prestasi yang ditunjukkan oleh para personel dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara melalui Polri.

“Dengan menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi, Saya berharap tanggung jawab terhadap tugas semakin besar. Saya mengajak seluruh personel dan ASN yang naik pangkat untuk meningkatkan pengabdian dan dedikasi kepada Polda Papua dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan,” tutur Irjen Pol. Mathius.

Kapolda juga menyoroti keterbatasan personel dan minimnya BKO Brimob Polri dikarenakan pelaksanaan Pemilu Serentak. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mengoptimalkan kekuatan personel yang ada di Polda Papua. Kapolda juga mengingatkan kepada Kasatker untuk mencari anggota yang mangkir, jarang hadir dalam apel, atau jarang masuk kantor, segera berikan bantuan kepada Propam, agar tidak ada yang apatis.

Dalam akhir amanatnya, Kapolda Papua mengucapkan selamat kepada seluruh personel Polda Papua yang naik pangkat. Ia berterima kasih atas loyalitas dan dedikasi, serta berharap kenaikan pangkat ini menjadi semangat untuk terus berkarya dan mengabdi bagi Polri, khususnya di Polda Papua.

“Selamat Tahun Baru 2024 kepada seluruh keluarga besar Polri Polda Papua. Mari bersama kita sambut dengan semangat, penuh optimisme, dan harapan baru,” pungkas Kapolda Papua dengan harapan ke depan yang lebih baik bagi keluarga besar Polri Polda Papua.

 

Info Terbaru

“Kami kehilangan sosok yang sangat berarti. Yosefina bukan hanya sekretaris, tetapi juga penggerak, pengikat semangat, dan sahabat bagi kami semua. Beliau selalu ada di garis depan, memastikan roda organisasi berjalan dengan baik. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima semua amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Ketua JMSI Papua Tengah, Iwan S, Makatita dengan nada haru.

Papua Terkini

Kebijakan itu yang mungkin dimaksudkan untuk efisiensi rantai pasok justru mengunci pintu masuk rezeki bagi masyarakat pesisir. Hasil tangkapan yang semestinya didaratkan, dilelang, dan diputar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), kini hilang dari jangkauan. Akibatnya, nelayan lokal hanya menatap laut yang luas, tanpa akses ke ikan yang semestinya bisa mereka jual kembali untuk menyambung hidup.

Info Terbaru

Dengan melihat potret Mimika dari waktu ke waktu, masyarakat diharapkan dapat menyadari betapa besar perjalanan dan kemajuan yang telah diraih, menumbuhkan rasa bangga, serta memperkuat semangat bersama dalam membangun Mimika menjadi rumah kita , menuju masa depan yang lebih baik.