JAKARTA, (Torangbisa.com) – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di 16 titik yang tersebar di Medan, Sumatera Utara, dan Pekanbaru, Riau. Langkah ini berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) yang diduga dimanipulasi dengan modus Palm Oil Mill Effluent (POME).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, tidak membeberkan detail lokasi yang digeledah. Namun ia menyampaikan bahwa sejumlah tempat yang menjadi sasaran penyidik mencakup kantor perusahaan swasta serta kediaman para tersangka yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
“Penggeledahan dilakukan di rumah para tersangka serta kantor perusahaan milik maupun yang terafiliasi dengan mereka,” ujar Anang dalam keterangan yang diterima media ini, Jumat (20/2/2026).
Dalam proses penggeledahan, tim penyidik turut melibatkan tim digital forensik. Dari hasil penyisiran tersebut, aparat menemukan berbagai dokumen terkait aktivitas ekspor CPO, barang bukti elektronik seperti laptop, CPU, dan telepon genggam, serta aset berupa tanah dan bangunan milik perusahaan.
Aset properti yang ditemukan langsung disegel untuk selanjutnya dititipkan dan dikelola oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung.
Kasus ini berawal dari kebijakan pemerintah Indonesia yang membatasi dan mengendalikan ekspor CPO. Dalam pelaksanaannya, penyidik menduga terjadi manipulasi klasifikasi komoditas, di mana ekspor CPO diklaim sebagai POME atau Palm Acid Oil (PAO) guna menghindari ketentuan yang berlaku.
Diduga, praktik tersebut melibatkan oknum penyelenggara negara yang menerima imbalan atau kickback agar prosesnya berjalan mulus. Akibat perbuatan itu, negara disebut mengalami potensi kerugian akibat tidak dibayarkannya penerimaan ekspor POME palsu, dengan estimasi kerugian mencapai Rp10,6 triliun hingga Rp14,3 triliun.
Sejauh ini, Kejagung telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka yang terdiri dari pejabat kementerian, aparat bea cukai, serta sejumlah direktur perusahaan swasta yang diduga berperan dalam skema tersebut.















