Scroll untuk baca artikel
Politik

DPRK Mimika Tegas, Pengelola SPPG Abaikan Karyawan, Siap Dicabut

×

DPRK Mimika Tegas, Pengelola SPPG Abaikan Karyawan, Siap Dicabut

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK kabupaten Mimika, Hj. Rampeani rachman (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Anggota DPRK Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman, menegaskan komitmennya mengawal aspirasi masyarakat dengan turun langsung memastikan kesejahteraan pekerja SPPG.

Ia bahkan meminta pencabutan pengelola yang terbukti mengabaikan hak karyawan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Saat diwawancarai awak media di Hotel Serayu, Kamis (16/04/2026), Hj. Rampeani Rachman menyampaikan bahwa DPRK akan mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi pekerja di dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

“Sebagai penerima aspirasi masyarakat, kami akan turun langsung memastikan semua pekerja yang dipekerjakan di SPPG se-Kabupaten Mimika mendapatkan pelayanan yang layak, sebagaimana mestinya karyawan,” tegasnya.

Ia menekankan, keberadaan SPPG sejatinya merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Karena itu, pengelolaan yang tidak memperhatikan kesejahteraan pekerja dinilai mencederai tujuan program tersebut.

Lebih lanjut, Rampeani menyampaikan sikap tegasnya terhadap pengelola yang terbukti melakukan pelanggaran. Ia menyebut, jika ditemukan lebih dari tiga laporan valid terkait pengabaian hak pekerja, maka pihaknya akan meminta agar pengelola tersebut dicabut dan tidak lagi dilibatkan.

“Kalau kami mendapatkan lebih dari tiga laporan yang terbukti, saya minta dengan tegas untuk dicabut dan tidak dipakai lagi,” ujarnya.

Menurutnya, SPPG merupakan perpanjangan tangan pemerintah dari pusat hingga daerah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik dalam pemenuhan gizi maupun penciptaan lapangan kerja.

“Jangan sampai tujuan baik ini justru merugikan masyarakat yang bekerja di dalamnya. Mereka harus dilindungi dan diperlakukan dengan layak,” pungkasnya.

Politik

Timika, Torangbisa.com – Delapan fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika kompak menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah saat menyampaikan pandangan umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mimika dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Politik

Timika, Torangbisa.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Primus Natikapereyau, memastikan ketidakhadiran Bupati Mimika dalam pembukaan Rapat Paripurna Masa Sidang II bukan karena menghindari pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, melainkan karena sedang mengikuti agenda nasional.

Politik

Timika, Torangbisa.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang II dengan agenda pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Mimika Tahun Anggaran 2025 serta Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PP-APBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2025, di ruang sidang DPRK Mimika, Selasa (28/7/2026).

Politik

Timika, Torangbisa.com – Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Yosep Temorubun, S.H., menanggapi berbagai opini yang berkembang di tengah masyarakat terkait tudingan bahwa Bupati Mimika lebih sering berada di luar daerah dibandingkan menjalankan tugas di Kabupaten Mimika.