Kabar Kampung

Distrik Wania Gelar Musrenbang, Fransiskus Bokeyau: Pembangunan Partisipatif dan Berkeadilan

×

Distrik Wania Gelar Musrenbang, Fransiskus Bokeyau: Pembangunan Partisipatif dan Berkeadilan

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fransiskus Bokeyau saat membuka Musrenbang Distrik Wania disaksikan oleh sejumlah Anggota DPRK Mimika, Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, serta perwakilan TNI Polri (foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Distrik (Pemdis) Wania, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik Tahun 2027 di halaman Kantor Distrik Wania, Jumat (27/2/2026).

Musrenbang tahun ini mengusung tema: “Sinkronisasi Program Prioritas Daerah Menuju Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Penguatan UMKM dan Koperasi serta Transformasi Digital Pelayanan Publik Bersama Mewujudkan Mimika Gerbang Emas Responsif, Transparan dan Berdaya Saing.”

Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fransiskus Bokeyau, yang hadir mewakili Bupati Mimika.

Dalam sambutan Bupati Johannes Rettob yang dibacakan Fransiskus Bokeyau, disampaikan bahwa Musrenbang distrik merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat mulai dari tingkat kampung hingga distrik, sehingga setiap program dan kegiatan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya di Distrik Wania.

“Melalui Musrenbang, kita tidak hanya berbicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bokeyau membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah, termasuk Distrik Wania yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi bersama, seperti keterbatasan infrastruktur dasar, akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam Musrenbang tersebut, Bupati menitipkan lima poin penting untuk menjadi perhatian bersama, yaitu:

Menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

Mempercepat pembangunan infrastruktur dasar guna membuka aksesibilitas antarwilayah.

Memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, seluruh peserta Musrenbang diharapkan aktif memberikan masukan, saran, dan usulan konstruktif demi kemajuan Distrik Wania ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling, bersama tim asistensi Bappeda, Plt. Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, SSTP, anggota DPRK Mimika Daerah Pemilihan (Dapil) IV Wania, para lurah dan kepala kampung; Bamuskam, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda di wilayah Distrik Wania.

Kabar Kampung

‎Timika, Torangbisa.com – Bak perahu yang mulai didorong dari tepian menuju arus utama, Kampung Nawaripi kini bersiap melaju menghidupkan potensi wisatanya.

‎Diawali dengan pembersihan lokasi di Mile 21 menggunakan alat berat, pemerintah kampung menata kawasan dayung tradisional sebagai panggung utama berbagai event pada Mei mendatang