Ekonomi

Disperindag Mimika Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

×

Disperindag Mimika Pastikan Stok BBM dan Elpiji Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, usai memimpin rapat koordinasi bersama Pertamina, agen minyak tanah, SPBU, dan agen elpiji di ruang rapat Disperindag Mimika (foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika memastikan ketersediaan BBM dan elpiji masih aman hingga dua minggu ke depan, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang memicu kelangkaan di lapangan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani, usai memimpin rapat koordinasi bersama Pertamina, agen minyak tanah, SPBU, dan agen elpiji di ruang rapat Disperindag Mimika, Rabu (01/04/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam rapat tersebut, Disperindag memastikan bahwa stok BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, dalam kondisi mencukupi. Bahkan, pasokan tambahan juga telah dijadwalkan masuk dalam beberapa hari ke depan.

“Stok BBM bersubsidi dan non-subsidi masih cukup. Ada yang bertahan hingga 10 sampai 13 hari ke depan, dan hari ini juga sudah ada pasokan minyak tanah yang masuk,” jelas Sabelina.

Untuk BBM subsidi, Pertalite tercatat tersedia sebanyak 1.534 kiloliter (KL) dengan ketahanan hingga 13 hari, ditambah pasokan sekitar 700 KL yang akan masuk pada 2 April. Sementara Biosolar tersedia 1.800 KL dengan ketahanan sekitar 6 hari, serta tambahan 1.000 KL yang dijadwalkan tiba.

Minyak tanah saat ini memiliki stok 753 KL dengan ketahanan sekitar 10 hari, ditambah pasokan 300 KL yang telah masuk pada hari yang sama.

Sementara untuk BBM non-subsidi, Pertamax tersedia 150 KL dengan ketahanan 6 hari dan akan mendapat tambahan 200 KL. Dexlite tercatat 100 KL dengan ketahanan hingga 8 hari, sedangkan Avtur tersedia 753 KL dengan tambahan 1.500 KL yang segera tiba.

Selain BBM, ketersediaan elpiji juga dipastikan aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua minggu ke depan.

Namun demikian, Disperindag mencatat adanya kelangkaan di sejumlah titik yang diduga akibat kepanikan masyarakat yang melakukan pembelian berlebihan dan penimbunan.

“Kami imbau masyarakat tidak panik. Setelah rapat ini, kita tahu bahwa stok BBM dan elpiji masih cukup,” tegasnya.