Ekonomi

Disperindag Mimika Evaluasi Retribusi Pasar, Fokus Optimalisasi Pasar Sentral

×

Disperindag Mimika Evaluasi Retribusi Pasar, Fokus Optimalisasi Pasar Sentral

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba (Foto : Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali Amba, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap sinkronisasi dan penyesuaian penerimaan retribusi daerah, khususnya di sektor pasar.

Hal tersebut disampaikan Petrus saat diwawancarai awak media pada Senin (26/01/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 dirinya belum melihat secara detail hasil perbandingan antara capaian retribusi tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi terkini.

“Kalau dibandingkan antara tahun-tahun sebelumnya dengan 2025, saya belum melihat secara pasti ada peningkatan atau tidak. Tapi secara umum, penerimaan kita masih mendekati standar,” ujarnya.

Petrus menjelaskan, pada masa sebelumnya penerimaan retribusi Disperindag sempat lebih tinggi, terutama ketika masih diberlakukan retribusi dari penjualan minuman beralkohol. Namun saat ini, retribusi yang berjalan difokuskan pada sektor pelayanan pasar.

Menurutnya, terdapat tiga item utama retribusi pelayanan pasar yang saat ini diterapkan, yakni retribusi sewa, retribusi penggunaan lapak atau los, serta retribusi parkir dan pelayanan sampah. Penerapan retribusi tersebut saat ini baru dilakukan di Pasar Sentral.

“Untuk pasar lain, retribusi belum kita terapkan karena melihat kondisi pasar yang belum terlalu ramai dibandingkan Pasar Sentral,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan retribusi di pasar-pasar lain baru dapat dilakukan apabila aktivitas perdagangan sudah ramai dan memiliki potensi yang memadai. Hal tersebut dilakukan agar tidak memberatkan pedagang dan menghindari kondisi lapak yang kosong.

Terkait penataan Pasar Sentral, Petrus menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan dan perbaikan fasilitas. Pada tahun ini, Disperindag berencana mengisi seluruh lapak dan los yang masih kosong.

“Lapak yang masih kosong terbuka untuk siapa saja. Pedagang yang berminat bisa mendaftar, karena kami ingin semua ruang yang ada dapat difungsikan dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa lapak yang tidak dimanfaatkan oleh pedagang sebelumnya tidak akan dipertahankan. Disperindag akan memberikan kesempatan kepada pedagang lain yang benar-benar ingin berusaha.

Untuk besaran retribusi lapak, Petrus menyebutkan bahwa penetapannya masih disesuaikan dengan kondisi pasar saat ini yang dinilai belum terlalu ramai.

“Kita tidak mau memaksakan tarif retribusi. Kalau dipaksakan justru nanti losnya kosong karena pedagang tidak sanggup,” pungkasnya.

Ekonomi

Jakarta, Torangbisa.com  – Platform layanan logistik kendaraan terkemuka, Antarmobil.id, resmi membuka peluang kemitraan strategis bagi masyarakat Indonesia yang memiliki aset properti tak terpakai. Melalui program “Mitra HUB Antarmobil”, perusahaan mengajak pemilik lahan kosong, halaman ruko, atau garasi luas untuk mengubah aset tidur mereka menjadi sumber pendapatan pasif (passive income) yang menjanjikan.

Ekonomi

Jakarta,Torangbisa.com – Kementerian Koperasi sedang melakukan sejumlah perubahan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Di antaranya adalah mengubah strategi komunikasi sehingga lebih menjangkau kelompok Milenial dan Gen Z.