Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Dini Hari Polisi Bergerak, Lima Orang Terduga Pelaku Diamankan Terkait Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

×

Dini Hari Polisi Bergerak, Lima Orang Terduga Pelaku Diamankan Terkait Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

Sebarkan artikel ini
Pihak Kepolisian saat mengamankan terduga pelaku (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Polisi bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan seorang tukang ojek berinisial S.K. yang ditemukan meninggal di kawasan Jalan Amungsa Indah, belakang Keuskupan, Kabupaten Mimika.

Dalam operasi gabungan yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) dini hari, aparat mengamankan lima orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Penindakan dilakukan di wilayah Kwamki Narama oleh tim gabungan Polres Mimika, Brimob Batalyon B Mimika, dan Satgas Gakkum ODC.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han. bersama Wakapolres Mimika Kompol J. Limbong, Kabag Ops AKP Yulius Harikatang, Kasat Reskrim AKP Putut Yudha Pratama, serta sejumlah pejabat utama dan personel gabungan.

Salah satu yang diamankan adalah A.S., yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Selain A.S., polisi turut mengamankan empat orang lainnya, yakni S.M., E.D., L.S., dan Y.M.

Keempat orang tersebut diketahui terakhir berada bersama A.S. sebelum penangkapan dilakukan.

Kelima orang yang diamankan selanjutnya dibawa ke Kantor Sat Reskrim Polres Mimika untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman. Penyidik masih menggali keterangan guna mengungkap kronologi kejadian serta memastikan peran masing-masing.

β€œDini hari ini, kami telah berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana pembunuhan terhadap korban S.K. yang terjadi di belakang Keuskupan,” ujar Kapolres Mimika.

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor LP/B/806/VII/2026/SPKT/Polres Mimika/Polda Papua Tengah, tertanggal 25 Juli 2026.

Proses penangkapan kemudian diwarnai situasi yang memanas di wilayah Kwamki Narama. Berdasarkan keterangan kepolisian, keluarga maupun pihak yang diduga berkaitan dengan para terduga melakukan penyerangan dan pengrusakan terhadap Polsek Kwamki Narama.

Aksi tersebut diduga dipicu ketidakpuasan terhadap proses penangkapan yang dilakukan aparat.

Menyikapi situasi tersebut, personel gabungan Polres Mimika bersama Satgas Gakkum ODC dan Brimob Batalyon B Mimika terus melakukan pemantauan serta pengamanan di wilayah Kwamki Narama.

Langkah pengamanan dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lanjutan serta menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara itu, penyidik Sat Reskrim Polres Mimika masih melakukan pemeriksaan terhadap A.S. dan empat orang lainnya. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi pembunuhan S.K., termasuk motif dan peran masing-masing orang yang diamankan.

Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang diperoleh selama proses penyelidikan dan pemeriksaan.

Polres Mimika menyatakan perkembangan terbaru terkait proses penyidikan maupun situasi keamanan di wilayah Kwamki Narama akan disampaikan sesuai perkembangan di lapangan.