Timika, Torangbisa.com – Konflik di kawasan Timur Tengah hingga berdampak pada isu krisis energi di seluruh dunia termasuk Indonesia sehingga membuat kepanikan bagi masyarakat Kabupaten Mimika terhadap aktifitas transportasi.
Menanggapi isu tersebut, Bupati Mimika, Johannes Rettob, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya masih dalam kondisi aman di tengah kekhawatiran masyarakat terkait potensi dampak terhadap harga tiket dan aktivitas transportasi.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait gangguan pasokan BBM, termasuk untuk mendukung operasional penerbangan di Timika.
“Untuk sementara masih aman, belum ada keluhan,” ujarnya singkat.
Ia juga menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait kemungkinan kenaikan harga tiket pesawat akibat kondisi BBM. Menurutnya, situasi tersebut diharapkan tidak terjadi dan masyarakat diminta tetap tenang.
“Ya mudah-mudahan tidak sampai begitu. Kita harapkan kondisi tetap aman dan stabil,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui adanya indikasi pengurangan kuota BBM secara bertahap yang kemungkinan dipengaruhi situasi tertentu. Meski begitu, pemerintah daerah masih terus memantau perkembangan di lapangan.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya menjaga stabilitas informasi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Ia menilai, kebijakan-kebijakan tertentu yang berkaitan dengan pembatasan aktivitas seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan.
Ia pun berharap kondisi tetap kondusif sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Mimika dapat berjalan normal tanpa gangguan.
“Yang kita tidak mau itu masyarakat panik. Kalau informasi tidak jelas, itu bisa berdampak ke aktivitas sehari-hari,” tegasnya.


















