Timika, Torangbisa.com – Momentum 1 Mei 2026 dimaknai sebagai hari penuh refleksi sejarah oleh Barisan Merah Putih Papua (BMP) Republik Indonesia melalui aksi damai yang digelar di Bundaran Timika Indah, Kabupaten Mimika, Jumat (1/5/2026) pukul 08.21 WIT.
Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi Sejarah Papua dalam Bingkai Indonesia” ini menjadi ruang untuk mengingat kembali perjalanan panjang sejarah Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam aksi tersebut, peserta tampak membawa atribut Merah Putih sambil menyampaikan pesan persatuan dan komitmen menjaga keutuhan bangsa.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Simon Haluk, menyampaikan bahwa momentum 1 Mei bukan hanya sekadar mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat nasionalisme, khususnya bagi generasi muda Papua.
Menurut Simon, refleksi sejarah ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar terus menjaga persatuan dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah serta bangsa.
Ia menegaskan bahwa Papua merupakan bagian penting dari Indonesia yang harus dijaga bersama dalam semangat kebangsaan dan persaudaraan.
Aksi damai yang berlangsung di pusat Kota Timika itu berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Sejumlah elemen masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk menyuarakan semangat persatuan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika pembangunan di Tanah Papua.
Kegiatan ini juga menjadi simbol penguatan cinta tanah air dan solidaritas sosial, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk terus menjaga stabilitas keamanan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama membangun Papua yang maju, aman, dan sejahtera dalam bingkai Indonesia.
BMP Papua berharap momentum refleksi sejarah ini dapat menjadi pengingat bersama bahwa kedamaian dan persatuan adalah fondasi utama dalam mewujudkan masa depan Papua yang lebih baik.















