Timika, Torangbisa.com – Kabupaten Mimika dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi Nasional (Konfernas) Kota Toleransi yang dijadwalkan berlangsung pada 16 November 2026.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan penunjukan tersebut menjadi kesempatan bagi Mimika untuk menunjukkan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman agama, bahasa, dan budaya.
Hal itu disampaikan Johannes saat diwawancarai awak media usai upacara bendera peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).
Menurut Johannes, Mimika dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai memiliki kehidupan masyarakat yang harmonis. Penunjukan tersebut, kata dia, berkaitan dengan pelaksanaan konferensi yang melibatkan pemerintah dan pihak terkait di tingkat nasional.
“Kita harus tunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa orang datang ke sini, kita memang harmonis. Kita ini baik, kita saling mendukung, berbeda agama, bahasa, dan budaya, tetapi tetap bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi awal dengan sejumlah pihak untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Rapat perdana persiapan konferensi dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/10/2026). Melalui rapat tersebut, pemerintah akan mulai membahas berbagai kebutuhan dan persiapan penyelenggaraan kegiatan.
Johannes memperkirakan konferensi akan melibatkan banyak peserta, termasuk kepala daerah serta unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Namun, jumlah pasti peserta yang akan hadir masih menunggu perkembangan koordinasi dan laporan panitia.
Bupati berharap penyelenggaraan konferensi nasional tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Mimika.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga suasana damai serta menghormati perbedaan yang ada.
Menurutnya, keberagaman yang hidup berdampingan secara harmonis harus terus dipelihara dan ditunjukkan kepada masyarakat dari berbagai daerah yang akan berkunjung ke Mimika.















