Timika, Torangbisa.com – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi antara pemerintah kampung, pengurus koperasi, masyarakat, serta pihak terkait dalam memastikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat berjalan sesuai tujuan.
Hal itu disampaikan Samuel saat mengunjungi Kopdes Merah Putih di SP5, Kampung Limau Asri Timur, Kabupaten Mimika, Rabu (7/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka verifikasi dan validasi kesiapan Kopdes Merah Putih.
Samuel mengatakan, dari 152 kampung yang ada di Kabupaten Mimika, pembangunan fasilitas Kopdes Merah Putih dilakukan secara bertahap. Sejumlah kampung telah memiliki bangunan koperasi yang dibangun melalui dukungan pemerintah daerah.
Ia menyebut pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat kampung.
“Yang sudah ada gedungnya di kabupaten ini akan kita lakukan secara perlahan-lahan. Ini menunjukkan adanya kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurut Samuel, keberadaan Kopdes Merah Putih di setiap kampung diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan ekonomi masyarakat. Karena itu, selain pembangunan fisik, aspek perizinan dan kesiapan pengelolaan juga menjadi perhatian pemerintah.
Ia mengatakan, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika akan terus memberikan pendampingan agar koperasi yang telah dibangun dapat berkembang dan beroperasi dengan baik.
“Semua ini kita lakukan supaya koperasi bisa berjalan dengan baik dan berkembang,” katanya.
Samuel juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengembangan koperasi. Pemerintah kampung diminta terus membangun komunikasi dengan masyarakat agar mereka bersedia bergabung menjadi anggota dan ikut mengembangkan koperasi.
“Komunikasi harus terus dilakukan sehingga masyarakat bisa bergabung dan menjadi bagian dari koperasi,” ujarnya.
Selain masyarakat, koordinasi juga diperlukan antara pengurus koperasi dengan pemerintah kampung maupun pihak perusahaan yang berada di sekitar wilayah tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak akan memperkuat pengelolaan koperasi ke depan.
Samuel menambahkan, hubungan kerja antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, aparat keamanan, perbankan dan pihak lainnya selama ini telah berjalan dengan baik. Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat untuk mendukung perkembangan koperasi dan UMKM di Mimika.
Ia juga menyinggung pentingnya pemberdayaan sumber daya manusia lokal melalui kerja sama pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun perusahaan.
“Ke depan kita ingin terus memberdayakan SDM lokal kembali bersama pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan perusahaan,” jelasnya.
Terkait kunjungan ke Kopdes Merah Putih Limau Asri Timur, Samuel menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi untuk memastikan kesiapan koperasi, baik dari sisi fasilitas maupun pengelolaannya.
Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja bersama sehingga Kopdes Merah Putih tidak hanya memiliki bangunan, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat kampung.
“Intinya, kunjungan ini berkaitan dengan verifikasi dan validasi. Kita ingin memastikan semuanya berjalan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan koperasi,” pungkasnya.

















