Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Suara Mirip Tembakan di Mile 61, Polisi: Masih Simpang Siur

×

Suara Mirip Tembakan di Mile 61, Polisi: Masih Simpang Siur

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com — Kabar mengenai terdengarnya suara yang diduga mirip tembakan di kawasan Mile 61, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah hingga Senin (24/8/2026) masih belum terkonfirmasi.

Informasi tersebut sebelumnya beredar di tengah masyarakat setelah pada Sabtu (22/8/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolsek Tembagapura, Dandim, serta personel yang berada di lapangan untuk memastikan informasi tersebut.

“Belum ada hal yang bisa dikonfirmasi benar atau tidaknya itu. Jadi jangan terlalu menyebar-nyebar isu, padahal kita enggak tahu,” ujar Alredo, Senin (24/8/2026).

Menurut Alredo, suara keras yang terdengar di kawasan tersebut bisa saja disebabkan oleh faktor lain. Kondisi alam, termasuk pertemuan udara panas dan dingin, disebut memungkinkan munculnya suara yang menyerupai ledakan.

“Namanya juga ada efek pertemuan udara panas dingin juga bisa jadi ledakan. Jadi kita enggak tahu,” katanya.

Ia menegaskan, informasi mengenai dugaan suara tembakan tersebut masih bersifat simpang siur. Sejauh ini, kabar yang beredar belum didukung oleh hasil pemeriksaan atau laporan resmi dari personel keamanan yang bertugas di lokasi.

“Kita masih belum bisa menyatakan itu benar atau tidak, karena masih simpang siur, hanya katanya-katanya dari mulut ke mulut,” jelasnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari aparat apabila terdapat perkembangan terkait situasi keamanan di wilayah Tembagapura.

Peristiwa

Dekai, Torangbisa.com – Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo berhasil mengamankan AD alias YH dan EH di Jalan Seradala, Kabupaten Yahukimo, yang merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo, Kodap XVI Batalyon Yamue pimpinan Kopitua Heluka terkait dengan kasus pembunuhan terhadap A (46) yang terjadi pada Minggu 11 Oktober 2026 kemarin.