Scroll untuk baca artikel
Kabar Kampung

Anak Labema Bersatu, Siapkan Pesta Rakyat HUT Emas Mapurujaya ke-50 

×

Anak Labema Bersatu, Siapkan Pesta Rakyat HUT Emas Mapurujaya ke-50 

Sebarkan artikel ini
Rapat penyusunan kegiatan pesta rakyat bersama Labema (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Mimika, Hj. Rampeani Rachman, mengajak seluruh anak-anak Labema untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan HUT Emas ke-50 tahun Mapurujaya.

Ajakan tersebut disampaikan Hj. Rampeani saat memimpin rapat penyusunan kegiatan Pesta Rakyat HUT Emas Mapurujaya bersama Labema, yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (15/8/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Rampeani menegaskan bahwa kegiatan Pesta Rakyat bersama Labema merupakan bentuk inisiatif dan kecintaan anak-anak Labema terhadap kampung halaman. Ia menekankan kegiatan tersebut bukan untuk menandingi kegiatan pemerintah maupun pihak lainnya.

“Tidak ada sama sekali niat kita untuk membuat tandingan. Ini hak seluruh warga Mapurujaya untuk memeriahkan hari ulang tahun emas Mapurujaya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang digagas bersama tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan sekaligus menunjukkan bahwa anak-anak Labema mampu mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif di Kabupaten Mimika.

Ia juga mendorong seluruh anak-anak Labema yang telah berkiprah di berbagai profesi dan jabatan untuk saling mendukung tanpa melihat perbedaan status, jabatan maupun latar belakang ekonomi.

“Jangan melihat karena jabatan, jangan melihat karena kekayaan. Mari kita mengisi kekurangan dan kelebihan satu sama lain,” katanya.

Hj. Rampeani menilai, banyak anak-anak yang berasal dari Labema kini telah mengabdi di berbagai bidang, mulai dari tenaga kesehatan, guru, pejabat pemerintahan, anggota legislatif hingga profesi lainnya.

Karena itu, momentum HUT Emas Mapurujaya dinilai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi dan kontribusi anak-anak Labema kepada masyarakat Kabupaten Mimika.

“Kita harus tunjukkan kepada publik, ini anak-anak Mapurujaya. Mereka lahir dan besar di Mapurujaya dan masing-masing memiliki kapasitas untuk membuat sesuatu yang positif,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hj. Rampeani juga menekankan pentingnya kemandirian Labema dalam melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap kegiatan Pesta Rakyat dapat dilaksanakan dengan semangat gotong royong tanpa harus bergantung pada proposal bantuan kepada berbagai pihak.

“Ini murni anak-anak Labema. Kita ingin menunjukkan bahwa Labema mandiri dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa harus selalu membuat proposal,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh anak-anak Labema memiliki kemampuan dan rezeki masing-masing yang dapat disatukan untuk kepentingan bersama.

Ia menegaskan, tujuan utama wadah tersebut bukan untuk mencari siapa yang paling hebat, melainkan menjadi sarana untuk berbuat baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kalau ada yang belum punya rezeki, tidak usah dipermasalahkan. Kita berharap balasan dari Tuhan atas amal kebaikan yang kita lakukan,” tuturnya.

Untuk menyusun konsep kegiatan secara matang, rapat tersebut juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh adat hingga anak-anak Labema dari berbagai profesi.

Hj. Rampeani mengatakan, pihaknya juga berencana menghadirkan sejumlah tokoh dan mantan pejabat yang pernah bertugas di wilayah Mimika Timur untuk menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Selain sebagai momentum perayaan HUT Emas, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengenang perjalanan Mapurujaya sekaligus membangun komunikasi antargenerasi.

Ia juga menyinggung pentingnya memperkenalkan identitas Mapurujaya dan Pomako kepada masyarakat luas. Menurutnya, sebagai salah satu kawasan penting di Mimika, Pomako perlu memiliki identitas dan penanda yang lebih jelas.

“Orang masuk ke Pelabuhan Pomako tahu ini Pelabuhan Pomako, tetapi belum ada tulisan yang benar-benar menunjukkan identitas itu. Ini juga menjadi tugas kita ke depan,” ujarnya.

Hj. Rampeani berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Emas Mapurujaya dapat menjadi panggung untuk menunjukkan kapasitas dan kekompakan anak-anak Labema.

Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota tetap menjaga etika, sopan santun dan menghormati para orang tua maupun tokoh yang lebih senior.

“Yang tua tetap kita hormati. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi tetap harus saling menghargai. Itu harus menjadi ciri khas anak-anak Labema,” pesannya.

Ia mengajak seluruh peserta rapat untuk tidak ragu dan bersama-sama memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

“Pada intinya, tidak usah ragu. Tuhan sudah memberikan kita rezeki. Saya yakin semua mampu memberikan yang terbaik sesuai kemampuan masing-masing,” pungkas Hj. Rampeani.

Kabar Kampung

Timika, Torangbisa.com – Sebanyak 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kampung Bintang Lima, Distrik Kwamki Narama, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk Semester I Tahun 2026. Bantuan tersebut bersumber dari anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Kabar Kampung

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Distrik Kuala Kencana mulai mematangkan persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Berbagai kegiatan olahraga, perlombaan rakyat, hingga penilaian kebersihan lingkungan akan digelar dengan melibatkan seluruh kampung dan kelurahan di wilayah Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.