Timika, Torangbisa.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Mimika Menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kesehatan Tahun 2026 dalam meningkatkan profesionalisme ASN.
Kegiatan bimbingan teknis jabatan fungsional guru dan tenaga kesehatan tahun 2026 berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Timika, Selasa (4/8/2026) dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame.
Dalam sambutannya, Herry mengapresiasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Mimika sebagai penyelenggara kegiatan, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional IX Jayapura yang hadir sebagai narasumber.
Menurutnya, pembangunan daerah yang berkelanjutan sangat bergantung pada kualitas aparatur sipil negara (ASN).
Karena itu, peningkatan kompetensi ASN menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar agar mampu mengikuti perkembangan regulasi, tuntutan pelayanan publik, dan profesionalisme.
“Guru dan tenaga kesehatan merupakan dua jabatan fungsional yang memiliki peran strategis. Guru bertugas mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, sedangkan tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Herry.
Ia menegaskan, Pemkab Mimika akan terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur melalui berbagai program pengembangan kompetensi, salah satunya melalui pelaksanaan bimbingan teknis.
Herry juga mengingatkan peserta agar memahami berbagai regulasi terbaru terkait manajemen ASN, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan PermenPANRB Nomor 21 Tahun 2024 tentang Jabatan Fungsional Guru.
Menurutnya, perubahan regulasi tersebut menuntut pejabat fungsional untuk memahami pengelolaan kinerja, penyusunan angka kredit, pengembangan karier, disiplin pegawai, hingga pemenuhan standar kompetensi.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi profesional.
“Ilmu yang diperoleh jangan berhenti pada diri sendiri, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan dibagikan kepada rekan-rekan di unit kerja masing-masing sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Mimika,” katanya.
Menutup sambutannya, Herry mengajak seluruh aparatur untuk terus membangun semangat pengabdian, menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan aparatur yang kompeten, profesional, dan berintegritas, saya yakin kita mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik serta mendukung pembangunan Kabupaten Mimika yang maju, aman, adil, dan sejahtera,” tutupnya.















