Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

IKEMAL Mimika Desak Polisi Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Warga Asal Seram Timur

×

IKEMAL Mimika Desak Polisi Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Dua Warga Asal Seram Timur

Sebarkan artikel ini
Suasana Jumpa pers Pengurus Idan Warga Ikemal Kabupaten Mimika (Foto: Nando/ Torangbisa.com).

TIMIKA, Torangbisa.com – Ikatan Keluarga Besar Maluku (IKEMAL) Kabupaten Mimika mendesak kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) Mimika untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap 2 warga Seram Timur yang hingga kini pelakunya belum ditangkap.

Sekertaris IKEMAL Kabupaten Mimika, Frengky Huamase, didampingi pengurus IKEMAL dan Ketua Kerukunan Keluarga Besar Seram Timur, Adi Daryan, Dan kuasa hukum serta keluarga korban menggelar konferensi pers di cafe Aljazera Jalan Sam Ratulangi, Timika, Selasa (28/7/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam keterangannya, Frengky mengatakan keluarga besar Maluku mendatangi pengurus IKEMAL untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta kepastian hukum atas kasus yang menewaskan dua warga asal Seram Timur beberapa hari lalu.

“Kami meminta kepada Kapolres Mimika dan Kapolda Papua Tengah agar segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembunuhan saudara-saudara kami. Sampai hari ini keluarga masih menunggu kepastian hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyampaian aspirasi dilakukan secara damai sebagai bentuk kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

Menurut frengky, keluarga besar Maluku juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mimika serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

“Kami percaya kepada kepolisian. Tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Karena itu kami berharap aparat segera memberikan kepastian hukum dengan menangkap pelaku,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar kasus serupa tidak kembali terjadi sehingga situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di Mimika tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Besar Seram Timur, Adi Darlean, mengapresiasi langkah awal Polres Mimika yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke rumah sakit setelah peristiwa tersebut terjadi.

Namun, menurutnya, hingga memasuki hari keempat pascakejadian, keluarga korban masih menunggu perkembangan penyelidikan dan berharap polisi segera mengungkap pelaku.

“Kami mengapresiasi kerja kepolisian sejak malam kejadian. Tetapi yang menjadi pertanyaan keluarga, kapan kasus ini akan terungkap dan pelakunya ditangkap. Itulah yang terus kami tunggu,” ujarnya.

Adi Daryan berharap Polres Mimika dapat memberikan kepastian hukum secepatnya agar keluarga korban memperoleh keadilan serta masyarakat tidak lagi dihantui ketidakpastian.

Konferensi pers tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian, sembari berharap kasus pembunuhan dua warga asal Seram Timur itu segera terungkap.

Peristiwa

Wamena, Torangbisa.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya, Batalyon B Satbrimobda Papua dan Satgas Koops TNI Habema bergerak cepat menindaklanjuti dugaan pembunuhan terhadap seorang sopir kendaraan lajur rute Wamena–Mbua berinisial AS (41) di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026).