Timika, Torangbisa.com – Mewakili Gubernur Papua Tengah, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ukkas, menegaskan bahwa peserta yang menjadi juara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah harus mampu memenuhi standar penilaian nasional sebelum diberangkatkan ke ajang MTQ tingkat nasional.
Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media usai meninjau pelaksanaan cabang lomba Hifzhil Quran di Hotel Serayu, Timika, Rabu (15/7/2026).
Ukkas mengatakan, secara umum pelaksanaan perlombaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga menilai kualitas hafalan para peserta cukup baik, meski masih terdapat beberapa kesalahan yang perlu diperbaiki.
“Alhamdulillah, perlombaan hari ini berjalan lancar, tidak ada kendala. Kualitas peserta yang tampil juga sudah cukup baik, walaupun masih ada beberapa kekurangan,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas pembinaan harus terus ditingkatkan agar Papua Tengah mampu melahirkan qari dan hafiz yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia menegaskan, panitia tidak hanya berpatokan pada status juara, tetapi juga harus memastikan peserta memenuhi standar nilai nasional.
“Kalau juara satu tetapi nilainya belum mencapai standar nasional, maka belum tentu kita kirim ke tingkat nasional. Target kita adalah nilai di atas 90. Kalau belum memenuhi standar itu, peserta akan terus dibina sampai benar-benar siap,” tegasnya.
Ukkas menambahkan, penerapan standar tinggi sejak MTQ perdana Papua Tengah merupakan langkah awal membangun fondasi pembinaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an yang berkualitas.
Selain itu, ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi memahami kandungannya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Membaca Al-Qur’an adalah ibadah. Setelah membacanya, kita harus memahami maknanya, kemudian mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Itu yang paling penting,” pungkasnya.















