Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Kepala Puskesmas Mapurujaya Minta Pemkab Bangun Puskesmas di Pomako, Soroti Layanan Kesehatan yang Belum Optimal

×

Kepala Puskesmas Mapurujaya Minta Pemkab Bangun Puskesmas di Pomako, Soroti Layanan Kesehatan yang Belum Optimal

Sebarkan artikel ini
Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga, menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan puskesmas di kawasan Pomako saat kegiatan Reses Tahap II DPRK Mimika Dapil VI di Yayasan Jabal Rahmah, Kaugapu (Foto: Yani/Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Kepala Puskesmas Mapurujaya, Ona Bunga, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika segera merealisasikan pembangunan puskesmas di kawasan Pomako guna meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir.

Permintaan tersebut disampaikan Ona Bunga saat mengikuti kegiatan Reses Tahap II Anggota DPRK Mimika Dapil VI dari Partai Perindo, Hj Rampeani Rachman, yang berlangsung di Yayasan Jabal Rahmah, Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Rabu (15/7/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa hingga kini pelayanan kesehatan di Pomako masih mengandalkan sebuah puskesmas pembantu (Pustu).

JSementara klinik milik YPMAK yang berada di kawasan tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal untuk melayani masyarakat.

“Di Pomako memang ada klinik YPMAK, tetapi selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pelayanan kesehatan lebih banyak dilakukan di pustu,” ujarnya.

Menurut Ona Bunga, Pustu Pomako setiap hari melayani sekitar 30 pasien, sementara untuk kasus kegawatdaruratan petugas kesehatan harus menjemput pasien agar segera mendapatkan penanganan medis.

“Dalam sehari pasien yang datang bisa mencapai sekitar 30 orang. Untuk pasien darurat juga cukup banyak, sehingga kami harus melakukan penjemputan agar segera mendapatkan pertolongan,” katanya.

Ia mengungkapkan, jauhnya jarak antara Pomako dan Puskesmas Mapurujaya menjadi kendala utama dalam pelayanan kesehatan. Perjalanan menggunakan ambulans untuk menjemput dan mengantar pasien dapat memakan waktu hingga dua jam, bahkan lebih lama jika menggunakan kendaraan biasa.

“Kalau menggunakan ambulans, perjalanan pergi dan pulang bisa sekitar dua jam. Kalau kendaraan lain bisa lebih lama, apalagi bagi pengemudi yang belum mengenal medan,” jelasnya.

Ona Bunga mengaku usulan pembangunan puskesmas di Pomako telah beberapa kali diajukan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga kini usulan tersebut belum terealisasi.

“Saya sudah dua tahun mengusulkan pembangunan puskesmas melalui Musrenbang, tetapi sampai sekarang belum juga disetujui,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan puskesmas sangat mendesak mengingat Pomako merupakan kawasan pelabuhan yang terus berkembang dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat diperjuangkan DPRK Mimika sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pesisir, khususnya Pomako, semakin mudah diakses dan lebih optimal.

Kesehatan

Timika, Torangbisa.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika terus memperkuat tata kelola perencanaan kebutuhan obat agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran melalui kegiatan Pembinaan Pelaporan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) dan Penguatan Peran Farmasi Klinik dalam Pengendalian Penyakit Hipertensi (HT) dan Diabetes Melitus (DM) yang digelar di Hotel Horison Diana, Timika, Rabu (15/7/2026).