Timika, Torangbisa.com – Majelis Taklim Ikatan Keluarga Minang (MT IKM) Bundo Kanduang sukses menjadi pelaksana Pengajian Gabungan Himpunan Majelis Taklim Kerukunan (HIMTAK) BKMT Kabupaten Mimika yang digelar di Cendrawasih Hall, Hotel Serayu, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat persatuan lintas suku ini berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jemaah dari berbagai majelis taklim serta komunitas sosial keagamaan di Kabupaten Mimika.
Kesuksesan penyelenggaraan acara tidak terlepas dari kerja keras Ketua Panitia, Amelia Elly, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MT IKM Bundo Kanduang Mimika, bersama Penanggung Jawab (PJ) MT IKM Bundo Kanduang, Hj. Lelawati Rosul, serta seluruh panitia yang bekerja secara solid sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
Sebagai majelis taklim yang berada di bawah naungan HIMTAK BKMT Kabupaten Mimika, MT IKM Bundo Kanduang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan pengajian gabungan secara bergilir.
Amanah tersebut dijalankan dengan penuh semangat sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Mimika yang majemuk.
Amelia Elly menyampaikan, kegiatan kali ini berhasil menghadirkan perwakilan dari 27 majelis taklim kerukunan dan dua komunitas sosial keagamaan. Menurutnya, tingginya partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan terus tumbuh di tengah masyarakat.
Pengajian gabungan tahun ini mengangkat tema “Muharram Momentum Sinergitas: Menjalin Silaturahmi Antar Suku, Menguatkan Kepedulian, dan Menebar Manfaat Bagi Sesama.” Tema tersebut menjadi refleksi penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial antarwarga.
Dalam laporan kepanitiaannya, Amelia Elly menjelaskan bahwa pengajian gabungan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara bergilir oleh setiap majelis taklim.
Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang mempererat komunikasi dan kolaborasi antar-majelis sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui agenda pengajian gabungan ini, kami ingin menegaskan bahwa kekuatan umat terletak pada persatuan. Pertemuan hari ini menjadi langkah nyata untuk menyatukan energi, mempererat tali persaudaraan antar-suku, meningkatkan empati sosial, serta memastikan kehadiran majelis taklim benar-benar membawa kemanfaatan yang luas bagi masyarakat Mimika,” ujar Amelia Elly di hadapan ratusan jemaah.
Ia menambahkan, setelah kegiatan ini pihaknya berkomitmen menjadikan pengajian gabungan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebagai wadah lahirnya berbagai program sosial kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi berbasis majelis taklim sehingga syiar Islam terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua HIMTAK BKMT Kabupaten Mimika, Hj. Farida, SKM., M.Kes., beserta jajaran pengurus HIMTAK, perwakilan BKMT daerah, Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, para sesepuh IKM, penasihat IKM Papua, tokoh masyarakat, para donatur, serta tamu undangan lainnya.
Acara inti diisi dengan tausiyah yang disampaikan Ketua PHBI Kabupaten Mimika, Ustaz H. Joko Prianto, SE. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jemaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum transformasi spiritual dengan memperkuat keimanan, menjaga toleransi antar-suku, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Suasana semakin semarak saat Himpunan Seni Budaya Islam (HISBI) menampilkan pertunjukan seni Islami yang memukau. Grup tersebut membawakan lagu legendaris Minang, “Ayam Den Lapeh”, dengan aransemen Islami yang berhasil menghibur sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada seluruh peserta yang hadir.
Sebagai penutup rangkaian acara, panitia membagikan berbagai doorprize kepada jemaah yang beruntung. Menurut Amelia Elly, kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar masyarakat semakin istiqamah menghadiri majelis-majelis ilmu dan terus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Melalui sinergi yang terbangun dalam Pengajian Gabungan HIMTAK ini, diharapkan lahir berbagai program kemaslahatan umat yang mampu memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan antar-suku di Bumi Mimika.

















