Makasar, Torangbisa.com – Semangat juang dan ketangguhan seorang pelari master asal Nabire, Papua Tengah, kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Opa Udhin Nabire sukses menuntaskan tantangan bergengsi Triple Medals Challenge dalam ajang Makassar Half Marathon 2026, sekaligus membawa pulang tiga medali dari kompetisi yang diikuti sekitar 12.400 pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan manca negara.
Keikutsertaan Opa Udhin pada Makassar Half Marathon tahun ini menjadi yang kedua secara berturut-turut setelah sebelumnya turut ambil bagian pada edisi 2025. Turun di kategori Master A, ia tampil impresif dengan mencatatkan waktu yang kompetitif dan membanggakan.
Pada hari pertama perlombaan, Opa Udhin berhasil menyelesaikan nomor 10 kilometer (10K) dengan catatan waktu 43 menit. Performa gemilang itu berlanjut pada hari kedua saat ia menaklukkan nomor Half Marathon (21K) dengan waktu 1 jam 36 menit 9 detik.
Berkat pencapaian tersebut, Opa Udhin berhak membawa pulang tiga medali sekaligus, yakni medali finisher 10K, medali finisher Half Marathon, serta medali khusus Triple Medals Challenge yang menjadi simbol keberhasilan menaklukkan dua kategori lomba dalam satu rangkaian kompetisi.
Perjalanan menuju race itu tidaklah mudah. Selain harus menempuh perjalanan jauh dari Nabire menuju Makassar, Opa Udhin juga dituntut untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca dan kelembapan Kota Makassar.
Di tengah persaingan ketat kategori Master A, ia tetap mampu menjaga konsistensi kecepatan serta disiplin menjalani pemulihan fisik dalam waktu yang singkat.
“Opa ingin membuktikan bahwa usia di kategori master dan jarak geografis bukan penghalang untuk terus berprestasi. Opa ingin membawa nama Nabire dan Papua Tengah ke tingkat nasional. Alhamdulillah, waktu 43 menit di 10K dan 1 jam 36 menit di 21K bisa tercapai berkat latihan yang konsisten. Tiga medali ini Opa persembahkan untuk keluarga, rekan-rekan pelari, dan seluruh masyarakat Nabire,” ujar Opa Udhin usai menyentuh garis finis di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Menurutnya, kekuatan mental, tekad yang kuat, serta dukungan moral dari orang-orang terdekat menjadi kunci utama yang membantunya bertahan hingga kilometer-kilometer terakhir dan menyelesaikan perlombaan dengan hasil membanggakan.
Opa Udhin juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan seluruh pihak yang selalu memberikan dukungan selama proses persiapan hingga perlombaan berlangsung.
Lebih lanjut, ia menitipkan pesan motivasi kepada generasi muda dan komunitas lari di Nabire agar tidak pernah merasa terbatas oleh kondisi geografis.
“Untuk teman-teman runner di Nabire, mari terus konsisten berlatih dan menjaga pola hidup sehat. Jangan pernah minder karena kita berasal dari daerah yang jauh. Setiap pelari memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di level nasional. Teruslah berkembang dan menembus batas kemampuan diri,” pesannya.
Menatap masa depan, Opa Udhin mengaku siap kembali mengikuti Makassar Half Marathon pada tahun mendatang apabila diberikan kesehatan dan kesempatan.
Keberhasilan Opa Udhin di Makassar Half Marathon 2026 menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu membawa atlet daerah bersaing di tingkat nasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Nabire Papua Tengah untuk terus berani bermimpi, berlatih, dan mengukir prestasi di berbagai bidang olahraga.













img class="alignnone size-full wp-image-34144" src="https://torangbisa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260615-WA0247.jpg" alt="" width="1080" height="1350" />








