Timika, Torangbisa.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIII Tingkat Kabupaten Mimika Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Masjid Baiturrahman SP4, Distrik Wania, Jumat (12/06/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi Islam, para kafilah, dewan hakim, serta masyarakat dari berbagai distrik di Kabupaten Mimika.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ XIII.
Ia menjelaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, serta harmoni di tengah keberagaman masyarakat Mimika.
“Melalui MTQ ini kita mempererat kebersamaan, memperkuat persatuan, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan suku, agama, dan budaya yang ada di Mimika merupakan kekayaan yang harus terus dijaga dalam semangat persaudaraan,” ujar Johannes Rettob.
Bupati juga menyampaikan rasa bangganya atas perkembangan pelaksanaan MTQ yang semakin baik dari tahun ke tahun.
Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi wadah pembinaan generasi Qurani sekaligus sarana memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Mimika.
Ia berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang tersebut sebagai sarana meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Kemenangan bukanlah tujuan utama. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi inspirasi bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Gabriel Rettobyaan, mengatakan MTQ merupakan media syiar Islam yang memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Menurutnya, Al-Qur’an mengandung ajaran moral, keadilan, perdamaian, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dapat menjadi fondasi pembangunan masyarakat yang maju dan sejahtera.
“MTQ harus menjadi momentum refleksi sejauh mana kita membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Gabriel juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan kualitas diri dan memperkuat komitmen dalam membangun Kabupaten Mimika yang harmonis dan religius.
Di kesempatan yang sama, Ketua FORMIGG Kabupaten Mimika, H. Muh. Darwis, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas dukungan terhadap pelaksanaan MTQ.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Mimika di tingkat Provinsi Papua Tengah maupun tingkat nasional.
Darwis juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda agar prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang.
MTQ XIII Kabupaten Mimika mengusung semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun harmoni masyarakat melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.





















