Timika, Torangbisa.com – Suasana Kota Timika berubah menjadi lautan oranye ketika ribuan warga bersama komunitas pecinta sepak bola memadati sejumlah ruas jalan dalam pawai dan konvoi kendaraan untuk memberikan dukungan kepada Tim Nasional Belanda yang akan berlaga di ajang Piala Dunia, Kamis (11/6/2026).
Sejak pukul 16.00 WIT hingga malam hari, para pendukung De Oranje berkeliling kota sambil membawa atribut bernuansa oranye dan mengibarkan bendera Belanda sepanjang perjalanan.
Kegiatan tersebut menyita perhatian masyarakat dan menjadi tontonan menarik bagi warga yang sedang beraktivitas di pusat Kota Timika.
Rute konvoi dimulai dari kawasan Petrosea menuju SP 2. Rombongan kemudian bergerak melewati Nawaripi, melintasi Jalan Sam Ratulangi, sebelum kembali ke kembali ke titik awal.
Suara klakson kendaraan yang bersahutan berpadu dengan sorak-sorai para pendukung menciptakan suasana meriah dan penuh semangat.
Warga di sepanjang jalan tampak melambaikan tangan, mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, hingga membagikannya ke media sosial.
Antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya kecintaan terhadap sepak bola, khususnya kepada Timnas Belanda yang memiliki basis pendukung kuat di kalangan warga Maluku.
Bagi sebagian masyarakat Maluku, dukungan terhadap Belanda bukanlah hal baru. Kedekatan sejarah antara Maluku dan Belanda telah melahirkan ikatan emosional tersendiri, terutama dalam dunia sepak bola.
Karena itu, setiap kali De Oranje tampil di turnamen internasional, dukungan serupa hampir selalu terlihat.
“Kami sangat senang bisa berkumpul bersama dalam kegiatan ini. Tujuannya untuk memberikan dukungan kepada Tim Nasional Belanda sekaligus mempererat tali persaudaraan sesama warga Maluku di Mimika. Antusiasme masyarakat luar biasa karena sudah lama menantikan pertandingan Piala Dunia,” ujar salah seorang pendukung.
Warga yang mengikuti pawai datang dari berbagai wilayah di Mimika dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat yang dihiasi bendera Belanda.
Sejumlah kendaraan juga dilengkapi pengeras suara yang memutar lagu-lagu penyemangat selama konvoi berlangsung.
Meski sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik, kegiatan tetap berjalan aman dan tertib. Pengguna jalan lainnya terlihat memberikan ruang bagi rombongan yang melintas sebagai bentuk saling menghormati.
Menariknya, tidak hanya warga Maluku yang menikmati kemeriahan tersebut. Sejumlah komunitas pecinta sepak bola lainnya juga turut hadir memberikan dukungan dan menyaksikan jalannya konvoi.
Konvoi berakhir dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya insiden yang mengganggu jalannya kegiatan.
Kemeriahan ini menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang sangat dicintai masyarakat Mimika.
Dukungan kepada tim favorit tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada.





















