Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Akses Kuala Kencana Lumpuh, Massa Blokade Check Point Sejak Pagi, Ratusan Karyawan Tertahan

×

Akses Kuala Kencana Lumpuh, Massa Blokade Check Point Sejak Pagi, Ratusan Karyawan Tertahan

Sebarkan artikel ini
Nampak antrian kendaraan milik kendaraan yang tidak bisa melintasi check point Kuala Kencana karena diblokade (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Akses utama menuju kawasan Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, lumpuh total setelah sekelompok masyarakat melakukan aksi blokade di area Check Point pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Aksi pemalangan yang dimulai sekitar pukul 05.30 WIT tersebut mengakibatkan ratusan karyawan yang hendak masuk kerja tertahan di luar gerbang.

Arus lalu lintas kendaraan operasional, mulai dari sepeda motor hingga bus jemputan karyawan, tidak dapat melintas karena jalan utama ditutup oleh massa.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan sempat mengular di depan titik blokade. Para pekerja yang hendak menuju area kerja terpaksa menunggu sambil mencari informasi terkait situasi yang terjadi.

Untuk mengurangi dampak gangguan aktivitas kerja, pihak terkait kemudian mengalihkan karyawan melalui jalur alternatif.

Langkah tersebut memungkinkan para pekerja tetap dapat menjangkau lokasi kerja meski harus menempuh rute yang berbeda dari biasanya.

Hingga berita ini diturunkan, barikade massa masih bertahan di pintu masuk utama Kuala Kencana. Belum diketahui secara pasti tuntutan maupun alasan yang melatarbelakangi aksi pemalangan tersebut.

Sejumlah personel dari Polsek Kuala Kencana telah berada di lokasi guna melakukan pengamanan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat. Aparat juga terus memantau perkembangan situasi di sekitar area Check Point.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan guna menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar lokasi aksi.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Perencana Ahli Madya pada Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II, Etty Sri Nurhayati, menyatakan bahwa data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Indonesia dapat diakses melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Hukum dan Kriminal

Tanah Merah, Torangbisa.com — Komando Operasi (Koops) TNI Habema bersama aparat gabungan berhasil melaksanakan evakuasi terhadap 44 warga pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang mengungsi akibat gangguan keamanan oleh kelompok separatis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) beberapa waktu lalu di wilayah tersebut, Senin (25/5/2026).