Mimika

Aksi Cepat Kepala Distrik Mimika: Negosiasi Berhasil, Akses Jalan Dibuka Usai Protes Banjir

×

Aksi Cepat Kepala Distrik Mimika: Negosiasi Berhasil, Akses Jalan Dibuka Usai Protes Banjir

Sebarkan artikel ini
Kepala Distrik Mimika, Merlyn Temorubun, turun langsung menenangkan warga dan membuka pemalangan jalan akibat banjir, (Foto: Nando/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Aksi pemalangan jalan oleh warga di kawasan Jalan Makarena, tembusan jalan baru, akhirnya berhasil dibuka setelah Kepala Distrik Mimika yang baru, Merlyn Temorubun, S.STP, turun langsung ke lokasi dan melakukan negosiasi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 18.38 WIT.

Pemalangan tersebut merupakan bentuk protes warga akibat persoalan banjir yang tak kunjung tertangani. Warga menilai lambatnya penanganan sampah dan drainase menjadi penyebab utama genangan air yang kerap merendam jalan dan permukiman.

Dalam dialog bersama warga, Merlyn menegaskan bahwa fokus utama penanganan malam itu bukan mencari siapa yang salah, melainkan memastikan solusi cepat agar masyarakat tidak terdampak lebih parah. Ia meminta agar sampah yang menyumbat jalur air segera diangkut agar aliran air kembali normal.

“Kepentingan kita malam ini bagaimana sampah itu keluar supaya air bisa jalan dan masyarakat bisa lewat dengan aman,” tegasnya di hadapan warga.

Upaya tersebut mendapat dukungan dari aparat dan pihak terkait, termasuk personel dari Polsek dan tim Pekerjaan Umum (PU). Hasilnya, warga sepakat membuka pemalangan jalan setelah adanya komitmen penanganan cepat.

Pihak PU pun berjanji akan mulai melakukan pekerjaan lanjutan pada keesokan harinya guna mengatasi persoalan banjir secara lebih menyeluruh.

Sementara itu, warga seperti Derek Metubun menyampaikan bahwa banjir baru terjadi dalam 10 tahun terakhir akibat perubahan jalur air dan pembangunan yang tidak memperhatikan drainase.

Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembersihan sampah, tetapi juga merancang sistem aliran air yang jelas agar banjir tidak terus berulang.

“Kita harus pikirkan jalur air ke mana, supaya hujan turun tidak tergenang lagi,” ujarnya.

Merlyn menambahkan, pihak distrik akan terus berkoordinasi dengan tim teknis untuk mengidentifikasi akar masalah dan menentukan langkah penanganan jangka panjang.

Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pemerintah dan masyarakat.