Organisasi

Musput IV IKEMAL Ditutup, Pemkab Mimika Tekankan Persatuan dan Peran Strategis Warga Maluku di Tanah Papua

×

Musput IV IKEMAL Ditutup, Pemkab Mimika Tekankan Persatuan dan Peran Strategis Warga Maluku di Tanah Papua

Sebarkan artikel ini
Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot dan ketua terpilih IKEMAL, Christian sohilait Menutup kegiatan musyawarah pusat (musput) ke -IV IKEMAL di tanah papua dengan sesi foto bersama (Foto: Yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Musyawarah Pusat (Musput) ke-IV Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Tanah Papua resmi ditutup di Hotel Grand Tembaga, Jumat (17/04/2026), dengan penekanan kuat pada pentingnya persatuan, stabilitas sosial, serta peran aktif organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Penutupan Musput IV IKEMAL di Tanah Papua ditandai dengan pembacaan keputusan Nomor KEP-09/MUSPUT (V/KEMAL/DTP/IV/2006 tentang penutupan kegiatan musyawarah yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Mimika, Ananias Faot, yang mewakili pemerintah daerah, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Mimika yang tidak dapat hadir langsung pada penutupan tersebut karena agenda dinas dan kegiatan keluarga.

Dalam sambutannya, Ananias menegaskan bahwa musyawarah organisasi seperti IKEMAL memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai ajang konsolidasi internal, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Setiap keputusan yang dihasilkan dalam forum ini harus ditindaklanjuti secara konkret, terukur, dan berkelanjutan, serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran IKEMAL sebagai organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai kebersamaan, serta memelihara kerukunan antarumat beragama dan antarsuku di Kabupaten Mimika yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.

Menurutnya, potensi konflik di daerah yang heterogen seperti Mimika cukup besar, sehingga diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk IKEMAL, dalam menjaga keamanan dan keharmonisan.

“Pemerintah berharap IKEMAL terus menjaga solidaritas internal, menjunjung tinggi persatuan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum IKEMAL terpilih, Christian Sohilait, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musput IV telah membahas sejumlah agenda penting, di antaranya laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, penyesuaian organisasi akibat terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB), serta pemilihan kepengurusan baru.

Ia juga menyoroti tantangan organisasi ke depan, termasuk masih minimnya keterlibatan warga Maluku dalam organisasi serta dinamika sosial di Tanah Papua yang memerlukan pendekatan komunikasi yang lebih adaptif.

“Kita harus bekerja ekstra keras memastikan program berjalan, sekaligus merangkul lebih banyak warga Maluku agar terlibat aktif dalam organisasi,” ungkapnya.

Christian juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap warga Maluku yang berada di daerah rawan konflik seperti Pegunungan Bintang dan wilayah lainnya, yang membutuhkan dukungan dan koordinasi bersama.

Ia mengajak seluruh warga Maluku di Tanah Papua untuk memberikan kontribusi nyata di daerah masing-masing, sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat asli Papua.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari kita berkontribusi dan menjaga kebersamaan,” tutupnya.

Dengan berakhirnya Musput IV ini, diharapkan IKEMAL semakin solid dan mampu menjadi kekuatan sosial yang berperan aktif dalam pembangunan yang inklusif, damai, dan berkelanjutan di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.