Timika, Torangbisa.com – Anggota DPRK Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman, mengingatkan pemerintah daerah agar tidak terburu-buru memperluas program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah pesisir tanpa kesiapan infrastruktur dasar seperti air bersih dan listrik.
Saat diwawancarai awak media di Hotel Serayu, Kamis (16/04/2026), Hj. Rampeani Rachman menyoroti rencana pengembangan program MBG ke wilayah pesisir Mimika yang dinilai masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar.
Menurutnya, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada ketersediaan air bersih, listrik, serta dukungan logistik yang memadai.
“Kalau bicara makanan, yang paling utama itu air bersih. Tanpa air bersih, kita tidak bisa menjamin kualitas makanan. Kemudian listrik juga penting untuk pengawetan bahan makanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi di wilayah pesisir berbeda dengan di perkotaan seperti Timika yang relatif mudah mengakses kebutuhan pangan.
Di daerah pesisir dan pedalaman, masyarakat tidak memiliki akses cepat ke pasar, sehingga ketersediaan bahan makanan segar menjadi tantangan tersendiri.
“Bagaimana kita bicara makanan sehat kalau sayur saja sulit didapat? Ini harus dipikirkan matang,” tegasnya.
Rampeani juga menyoroti pentingnya fasilitas pendukung seperti lemari pendingin (kulkas) untuk menjaga kualitas bahan makanan, terutama jika program MBG berjalan setiap hari dalam jangka panjang.
“Kalau program ini berjalan 30 hari terus-menerus tanpa dukungan fasilitas yang memadai, kita harus pikirkan dampaknya ke depan,” katanya.
Ia pun mengingatkan agar pemerintah daerah tidak hanya fokus melaporkan kesiapan kepada pemerintah pusat, sementara di lapangan kondisi sebenarnya belum siap.
“Jangan terkesan kita siap di atas kertas, tapi faktanya tidak. Yang jadi korban adalah anak-anak kita,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa DPRK tetap mendukung penuh program MBG sebagai upaya meningkatkan gizi anak-anak. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap dan terukur.
“Program ini tetap kita dukung, tapi jangan terburu-buru. Kita harus pastikan semuanya siap agar Mimika bisa menjadi yang terbaik,” pungkasnya.








