Timika, Torangbisa.com – Panitia pelaksana kegiatan Temu Alumni Binaan Yayasan Binterbusih tahun 2026 menggelar pertemuan akbar guna membahas agenda kegiatan serta progres kerja panitia.
Pertemuan yang berlangsung pada 14 Maret 2026 di Aula MPCC, Jalan Baru, Timika, dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Nenu Tabuni, S.Sos.
Dalam arahannya, Ketua Panitia menegaskan bahwa Papua Tengah ditetapkan sebagai tuan rumah kegiatan Temu Alumni Binterbusih 2026, sementara Timika dan Kabupaten Puncak akan menjadi lokasi utama pelaksanaan rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 mendatang.
“Timika dan Puncak adalah tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini. Karena itu kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab bersama menjadi kunci keberhasilan kita semua,” ujar Nenu Tabuni saat memimpin rapat panitia.
Dalam pertemuan tersebut, panitia juga memaparkan sejumlah progres kerja serta agenda yang tengah dipersiapkan menjelang pelaksanaan kegiatan. Ketua panitia menekankan pentingnya koordinasi yang baik antar seluruh anggota panitia agar setiap agenda yang telah direncanakan dapat berjalan maksimal.
Selain agenda utama temu alumni, panitia juga merencanakan sejumlah kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Timika. Kegiatan tersebut antara lain bakti sosial di beberapa titik yang telah ditentukan, seperti pemberian bantuan di asrama, sekolah, dan gereja, serta kegiatan pembersihan kota Timika.
Lebih lanjut, Nenu Tabuni menyampaikan bahwa dalam pertemuan Steering Committee bersama para senior alumni juga telah dibahas sejumlah rencana kegiatan hiburan pada penutupan acara.
“Pada akhir kegiatan nanti akan digelar konser musik dengan menghadirkan artis-artis Papua, salah satunya Corby Papua serta musisi Reggae Papua lainnya untuk menghibur para peserta,” jelasnya.
Kegiatan Temu Alumni Binterbusih 2026 ini juga direncanakan akan dihadiri para tokoh penting dari enam provinsi di Tanah Papua serta sejumlah alumni yang kini menjadi pemimpin di berbagai daerah.
Salah satu tokoh yang dijadwalkan hadir adalah Apolo Safanpo, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Papua Selatan dan merupakan salah satu tokoh yang pernah menjadi bagian dari binaan Yayasan Binterbusih.
Adapun rangkaian kegiatan Temu Alumni Binterbusih di Timika nantinya akan diisi dengan berbagai agenda, di antaranya launching dan bedah buku, konser Reggae Papua, hingga acara adat bakar batu sebagai penutup kegiatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat kebersamaan para alumni Binterbusih dari berbagai profesi di Tanah Papua, sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi yayasan tersebut dalam membangun sumber daya manusia Papua.
Sekilas Tentang Binterbusih
Bina Teruna Indonesia Bumi Cendrawasih atau Binterbusih merupakan yayasan yang berfokus pada pengembangan generasi muda Papua melalui program pendidikan, pelatihan, serta pendampingan.
Yayasan ini didirikan pada 12 Januari 1988 dan bersifat sosial-edukatif serta independen, tidak berada di bawah pengaruh kelompok politik, ekonomi, maupun ideologi politik tertentu.
Selama lebih dari tiga dekade, Binterbusih telah melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah sebagai pemimpin dan tokoh masyarakat di berbagai wilayah Papua.

















