Timika, Torangbisa.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Abrian Katagame, melaksanakan agenda reses di Distrik Jila.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat setempat menyampaikan sejumlah aspirasi krusial terkait percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas layanan dasar yang selama ini dinilai masih minim.
Abrian mengungkapkan bahwa kondisi geografis dan keterbatasan akses menjadi tantangan utama warga di 10 kampung yang ada di Distrik Jila. Berdasarkan hasil dialog, terdapat beberapa poin utama yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Salah satu poin krusial adalah kebutuhan pengaspalan Bandara Noema sepanjang 150 meter guna menjamin keamanan dan kelancaran transportasi udara. Selain itu, pembangunan tiga titik jembatan permanen menjadi prioritas utama.
“Saat ini masyarakat masih menggunakan jembatan darurat untuk menyeberangi kali. Jika debit air meningkat, akses dari bandara menuju kampung-kampung terputus total. Ini menghambat mobilisasi warga,” ujar Abrian saat ditemui, Jumat (13/3/2026).
Kondisi tenaga pendidik juga mendapat perhatian serius. Saat ini, guru-guru SD di Piligogom dilaporkan belum memiliki hunian resmi.
Banyak guru yang terpaksa menumpang di rumah warga atau menempati rumah bantuan layak huni yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat umum.
Di samping itu, warga setempat juga meminta penambahan unit rumah sehat yang lebih merata di wilayah tersebut.
Terkait sanitasi, Abrian mencatat bahwa area di sekitar Bandara Baru (Jila) belum tersentuh akses air bersih. Warga masih bergantung sepenuhnya pada air pegunungan secara manual.
Meskipun infrastruktur air bersih sudah mulai dibangun oleh Dinas PUPR di ibu kota distrik, perluasannya ke kampung-kampung sekitar sangat mendesak untuk segera direalisasikan.
Abrian Katagame menegaskan akan mengawal aspirasi ini dalam sidang paripurna DPRD mendatang agar masuk dalam skema prioritas pembangunan daerah.
“Tiga hal yang paling mendesak adalah jembatan, rumah layak huni, dan rumah guru. Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian khusus pada wilayah Distrik Jila agar kesenjangan pembangunan bisa segera teratasi,” tegasnya.















