Olahraga

Kompetisi Liga 4 Papua Tengah Resmi Bergulir, Gubernur Nawipa: Sepakbola Simbol Persatuan Masyarakat Papua Tengah

×

Kompetisi Liga 4 Papua Tengah Resmi Bergulir, Gubernur Nawipa: Sepakbola Simbol Persatuan Masyarakat Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa didampingi Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley dan para Bupati se-Papua Tengah saat berada di lapangan untuk membuka Kompetisi Piala Gubernur Papua Tengah (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Kompetisi Piala Gubernur Liga 4 Zona Papua Tengah resmi bergulir, yang dibuka langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa di Stadion Wania Imipi, SP1, kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika, Minggu (8/3/2026).

Hadir dalam pembukaan tersebut, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Bupati-bupati se-Papua Tengah serta Forkompinda dan tamu undangan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dalam sambutannya, Nawipa mengajak seluruh pemain dan masyarakat menjadikan kompetisi ini sebagai simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Papua Tengah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut, termasuk para kepala daerah dari berbagai kabupaten di Papua Tengah yang turut memberikan dukungan penuh.

“Terima kasih kepada Bupati Mimika, Bupati Deiyai, Bupati Intan Jaya, Bupati Puncak, Bupati Puncak Jaya, Bupati Paniai dan Nabire yang telah memberikan kontribusi besar sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Nawipa.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendorong kemajuan olahraga, khususnya sepak bola. Ia bahkan menyiapkan hadiah besar bagi tim yang berhasil menjadi juara.

“Tim yang meraih juara satu akan mendapatkan bonus Rp100 juta selain piala. Juara dua Rp70 juta dan seterusnya,” katanya.

Menurut Nawipa, kemenangan dalam sepak bola tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata, melainkan oleh kekompakan dan kerja sama tim di lapangan.

“Tidak ada satu orang hebat di lapangan hijau. Yang hebat adalah kerja sama tim, kerja kelompok dan gotong royong untuk membawa tim keluar sebagai pemenang,” tegasnya.

Ia berharap Liga 4 Papua Tengah mampu menjadi wadah mempererat persatuan masyarakat dari berbagai wilayah, mulai dari daerah pesisir hingga pegunungan.

“Papua Tengah adalah rumah kita bersama. Tidak ada pendatang, tidak ada orang pesisir, tidak ada orang gunung. Yang ada hanya satu: kita semua masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Papua Tengah, Muh Haikal Mikael, mengatakan bahwa kompetisi Liga 4 ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan turnamen terbesar di Papua Tengah.

Menurutnya, kompetisi tersebut diharapkan menjadi fondasi pembinaan sepak bola yang berkelanjutan di wilayah Papua Tengah hingga mampu melahirkan pemain berkualitas yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Setelah Liga 4 tahun ini, kami berencana menggelar Piala Suratin U-13, U-15 dan U-17, serta Liga 4 di delapan kabupaten dengan titel Piala Bupati. Para juara dari masing-masing kabupaten nantinya akan bertanding di tingkat provinsi dalam Piala Gubernur,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa rangkaian kompetisi tersebut bertujuan membangun ekosistem pembinaan sepak bola yang terstruktur dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Menutup sambutannya, Haikal mengajak seluruh pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan suporter untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama kompetisi berlangsung.

“Marilah kita jadikan Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah ini sebagai kompetisi yang tertib, aman dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” pungkasnya.