Kabar Kampung

Viral Jalan Berlubang di Depan Timika Mall, Distrik Wania Gerak Cepat Koordinasi dengan PUPR

×

Viral Jalan Berlubang di Depan Timika Mall, Distrik Wania Gerak Cepat Koordinasi dengan PUPR

Sebarkan artikel ini
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun (foto: Nando/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait jalan berlubang yang viral di media sosial, Pemerintah Distrik Wania langsung melakukan pengecekan lapangan saat kegiatan Clean Friday atau Jumat Bersih, Jumat (6/3/2026).

Kepala Distrik Wania, Merlyn Tomorubun, mengatakan pihaknya mengetahui kondisi jalan berlubang tersebut dari laporan masyarakat yang diunggah melalui TikTok dan diteruskan ke kanal pengaduan warga Distrik Wania.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Jalan yang berlubang itu kami tahu dari laporan masyarakat di TikTok yang mereka teruskan ke KWNIA. Sehingga tadi pagi saat kegiatan Clean Friday di Distrik Wania, kami juga sempatkan untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut,” ujar Merlyn di Kantor Distrik Wania, Timika.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa lubang di badan jalan tersebut memang sudah menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan. Bahkan, dilaporkan ada dua ibu-ibu yang terjatuh saat melintas di depan Timika Mall akibat kondisi jalan yang rusak.

“Memang sesuai laporan bahwa sudah ada kejadian dua orang ibu-ibu yang jatuh di depan Timika Mall. Mungkin juga ada kejadian lain gara-gara adanya lubang-lubang ini,” jelasnya.

Menurut Merlyn, masyarakat juga berharap agar setiap pekerjaan jalan atau proyek yang menyebabkan kerusakan jalan dapat diberi tanda peringatan agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

“Kalau ada pekerjaan jalan atau apapun yang mengganggu, masyarakat minta agar diberi tanda, apakah itu pita polisi atau tanda lain supaya masyarakat bisa lebih hati-hati,” tambahnya.

Setelah melakukan pendataan, pihak Distrik Wania langsung berkoordinasi dengan instansi teknis terkait. Dari hasil komunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), diketahui bahwa lubang tersebut merupakan bekas galian pipa yang sebelumnya dikerjakan oleh kontraktor.

“Menurut pihak PUPR, itu memang bekas galian pipa yang waktu lalu dikerjakan kontraktor. Namun dana untuk menutup atau memperbaiki lubang itu tidak dimintakan sekaligus, sehingga baru akan diperbaiki sekarang,” terangnya.

Ia menyebutkan, Dinas PUPR telah memberikan arahan bahwa perbaikan jalan tersebut akan dilakukan mulai hari ini hingga besok.

Merlyn juga berharap agar Dinas PUPR lebih ketat dalam mengawasi kontraktor atau pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan di lapangan agar tidak mengabaikan keselamatan masyarakat.

“Kami berharap Dinas PU dapat mengontrol para kontraktor atau pihak ketiga yang melakukan pekerjaan sehingga tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat dapat mengakses layanan publik dengan aman dan nyaman.

“Kita sebagai pemerintah harus menyediakan jaring pengaman bagi masyarakat. Jangan sampai mereka kesulitan dalam mengakses layanan publik,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Merlyn juga mendorong masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dengan melaporkan berbagai persoalan di lingkungan melalui kanal pengaduan Kanal Warga Distrik Wania (KWNIA).

“Dengan adanya partisipasi publik, layanan pemerintah di tingkat distrik maupun kampung dan kelurahan akan lebih maksimal. Kami tidak bilang sempurna, tetapi akan maksimal,” pungkasnya.