Kabar Kampung

Musrenbang RKPD 2026, Kuala Kencana Prioritaskan Kantor Distrik dan Penguatan Layanan Publik

×

Musrenbang RKPD 2026, Kuala Kencana Prioritaskan Kantor Distrik dan Penguatan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang, Kepala Distrik Kuala Kencana, Yemi Gobai, Kapolsek Kuala Kencana, AKP J Reinhard, perwakilan Koramil Kuala Kencana, sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Mimika (foto: Riki Lodar/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Distrik Kuala Kencana memperkuat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan yang menjadi program prioritas pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 yang digelar di aula kantor distrik, Kamis (5/3/2026).

Hadir dalam Musrenbang tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Mimika, Santy Sondang, Kepala Distrik Kuala Kencana, Yemi Gobai, Kapolsek Kuala Kencana AKP. J. Reinhard, pimpinan OPD, Kepala Kampung dan Kelurahan se-Distrik Kuala Kencana.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Kepala Distrik Kuala Kencana, Yemi Gobai dalam sambutannya menyampaikan bahwa fasilitas publik di Distrik Kuala Kencana belum memadai, yang mana Kantor Distrik Kuala Kencana dalam tahap pembangunan sehingga menjadi program prioritas di tahun depan.

Menurutnya, Kantor Distrik Kuala Kencana merupakan fasilitas pelayanan publik sehingga menjadi hal prioritas sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik. Hal yang sama juga pembangunan Kantor Kelurahan Karang Senang agar menjadi program prioritas di tahun depan.

“Yang saya mau sampaikan itu terkait Kantor Distrik Kuala Kencana dan Kantor Kelurahan Karang Senang, karena ini berkaitan dengan pelayanan publik,” kata Yemi Gobai.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Mimika, Santy Sondang mengatakan bahwa komitmen bersama tentunya sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika tingkat Distrik Kuala Kencana Tahun 2026.

Dalam forum yang digelar di Distrik Kuala Kencana tersebut, Santy menyampaikan bahwa Musrenbang distrik merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

“Musrenbang ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat, mulai dari tingkat kampung hingga distrik, sehingga setiap program dan kegiatan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Musrenbang tidak sekadar membahas rencana program, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar setiap usulan yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika, terus berkomitmen mendukung pembangunan inklusif di seluruh wilayah, termasuk Kuala Kencana yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang perlu dihadapi bersama, seperti keterbatasan infrastruktur dasar, akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui Musrenbang RKPD Tahun 2026 ini, Santy mengajak seluruh peserta untuk menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat, mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi.

Lanjutnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Ia pun berharap seluruh peserta Musrenbang dapat berperan aktif memberikan masukan dan usulan konstruktif demi kemajuan Distrik Kuala Kencana di masa mendatang.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.