Religi

MUI dan FORMIGG Mimika Gelar Refreshing Dai Sambut Ramadhan 2026

×

MUI dan FORMIGG Mimika Gelar Refreshing Dai Sambut Ramadhan 2026

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan silaturahmi dan pembinaan Dai (foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Ketua Forum Muballigh, Imam dan Guru Ngaji (FORMIGG) Kabupaten Mimika, Drs. H. Darwis, mengajak seluruh dai dan guru ngaji untuk menjaga silaturahmi serta menghindari polarisasi politik menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Refreshing Dai yang digelar di Aula MUI At-Taqwa, Minggu (15/02/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam sambutannya, Darwis menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana silaturahmi sebagai upaya membumikan harmoni Ramadan.

Ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT serta mengirimkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.

“Kita bersyukur tahun ini kegiatan ini bisa kita laksanakan. Melalui silaturahmi dan refreshing ini, kita sucikan hati, bersihkan jiwa, agar siap memasuki bulan suci Ramadan dengan penuh keberkahan,” ujarnya.

Menurutnya, para dai akan “bertempur” di medan dakwah selama 30 hari Ramadan, sehingga dibutuhkan kesiapan mental, spiritual, serta persatuan yang kuat di tengah umat.

Darwis juga menyinggung pentingnya menghentikan pembicaraan yang berpotensi memecah belah, khususnya terkait politik dan pilkada. Ia mengingatkan bahwa polarisasi sangat berbahaya bagi persatuan umat Islam.

“Kalau polarisasi terjadi dalam kehidupan umat Islam, ini berbahaya. Kita sedang berusaha membangun silaturahmi, jangan sampai dirusak oleh perbedaan pilihan politik,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan FORMIGG dilakukan di tengah dinamika politik yang memanas, sebagai wadah pemersatu para muballigh dan guru ngaji. Menurutnya, pendirian organisasi dijamin oleh undang-undang sebagai bentuk kebebasan berserikat dan berkumpul.

“Forum ini tidak ada kepentingan lain. Perjuangan kami hanya tiga hal, yakni mengusahakan insentif bagi para muballigh, mengusahakan insentif bagi guru ngaji, dan memperjuangkan agar jika ada pemberangkatan umrah, para imam, muballigh dan guru ngaji juga mendapat perhatian,” jelasnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat lebih dari 500 guru ngaji dan muballigh di Mimika yang masih membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. Ia berharap tahun ini ada kebijakan yang lebih berpihak kepada mereka.

Darwis juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembentukan forum terdapat kesalahpahaman. Ia menegaskan bahwa tujuan utama FORMIGG adalah menjaga persatuan, bukan menimbulkan perpecahan.

“Kalau pun ada kekeliruan, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Mari kita satukan langkah, satukan jiwa, menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan sejuk,” tutupnya.

Religi

Timika, Torangbisa.com – Ketua Umum MUI Kabupaten Mimika, KH. Muh Amin, meminta Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menertibkan peredaran minuman keras (miras) serta mengatur operasional tempat hiburan malam (THM) selama bulan suci Ramadan.