Timika, Torangbisa.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika menggelar pemeriksaan kesehatan sebelum memasuki bulan suci Ramadan bagi Khatib, Ketua DKM dan Marbot yang digelar di Hotel Serayu, Selasa (10/2/2026).
Hal ini disampaikan Bendahara Umum DMI Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman, saat kegiatan pemeriksaan kesehatan.
Menurut Hj. Rampeani, pelayanan maksimal kepada jamaah selama bulan Ramadhan harus diawali dengan kondisi fisik yang sehat dari para pelayan masjid.
“Pasti menjadi pelayan di bulan Ramadhan itu pertama harus sehat. Kita harus pastikan bahwa yang melayani itu sehat dulu, baru kemudian melayani jamaah yang hadir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan ini diikuti oleh seluruh unsur yang terlibat langsung dalam pelayanan masjid selama Ramadhan, mulai dari para khatib yang akan berceramah selama 30 hari, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), hingga marbot yang bertugas menjaga kebersihan dan memenuhi kebutuhan jamaah di masjid.
“Mereka ini yang mengelola kesejahteraan masjid, yang membersihkan masjid, dan memperhatikan semua kebutuhan jamaah selama bulan Ramadhan. Maka pelayanan kita harus lebih, harus ekstra memperhatikan apa yang dibutuhkan,” jelasnya.
Hj. Rampeani menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program DMI Kabupaten Mimika dalam mengawali bulan Ramadhan dengan memastikan seluruh pelayan masjid berada dalam kondisi sehat.
“Bukan menjamin kesehatan, tetapi mengawali bulan Ramadhan kita pastikan semua khatib, semua DKM, semua marbot diawali dengan sehat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, DMI Kabupaten Mimika juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika atas dukungan dan kerja sama yang dinilai sangat luar biasa.
“Saya mengapresiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang loyal dan bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia untuk memberikan pelayanan kesehatan,” ucap Hj. Rampeani.
Ia menuturkan, pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya sebatas skrining malaria, tetapi mencakup pemeriksaan kesehatan lengkap seperti tekanan darah, kolesterol, dan asam urat, mengingat penyakit-penyakit tersebut dapat menyerang semua usia.
“Ini penyakit yang tidak mengenal usia. Sehingga DMI merasa ini satu langkah dan satu program yang sangat penting di bulan suci Ramadhan,” tambahnya.















