Timika, Torangbisa.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan bahwa gangguan distribusi air bersih yang sempat terjadi beberapa waktu lalu disebabkan oleh adanya pemutusan selang atau pipa air oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (12/01/2026).
Menurut Inosensius, penanganan dan pemeliharaan jaringan air bersih sejatinya menjadi tugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Meski hingga saat ini struktur organisasi UPTD belum disahkan secara resmi, petugas di lapangan tetap berupaya menjalankan tugas pemeliharaan agar layanan air bersih tetap berjalan.
“Kalau ada pipa atau selang yang diputus, tentu harus disambungkan kembali. Teman-teman di UPTD tetap berusaha melakukan pemeliharaan sebagaimana mestinya, meskipun secara organisasi belum resmi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa program sambungan rumah (SR) air bersih yang mencapai sekitar 8.000 sambungan telah dimulai sejak tahun 2020 dan terus dilanjutkan setiap tahun sesuai dengan pagu anggaran yang diberikan.
Titik-titik sambungan pun sudah ditentukan berdasarkan dokumen perencanaan yang disusun oleh konsultan perencana.
“Dokumen perencanaannya sudah ada, tinggal kita ikuti sesuai dengan besaran anggaran yang dialokasikan setiap tahun,” jelasnya.
Selain pemutusan pipa, Inosensius mengungkapkan bahwa pencurian meteran air dan jaringan pipa masih sering terjadi dan menjadi kendala utama di lapangan.
Kondisi ini diperparah dengan belum resminya UPTD, sehingga langkah penegakan hukum belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Yang paling banyak itu pencurian meteran. Kami harap masyarakat punya kesadaran untuk menjaga aset pemerintah yang dibangun untuk kepentingan bersama, bukan untuk satu atau dua orang saja,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar turut menjaga fasilitas air bersih yang telah dibangun pemerintah. Jika terjadi kerusakan atau gangguan, masyarakat diminta segera melapor agar dapat ditangani secepatnya.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Mari kita jaga bersama fasilitas seperti meteran dan pipa. Kalau ada kerusakan, segera laporkan supaya bisa ditangani,” pungkasnya.










