Religi

Yayasan Al-Ishlah Jadi Tuan Rumah Kick Off Safari Ramadan di Mimika

×

Yayasan Al-Ishlah Jadi Tuan Rumah Kick Off Safari Ramadan di Mimika

Sebarkan artikel ini
Ketua yayasan Al-Ishlah, Herman Gafur saat memeberikan sambutan dalam kegiatan formigg (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Ketua Yayasan Al-Ishlah, Herman Gafur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Yayasan Al-Ishlah sebagai tuan rumah Kick Off Safari Ramadan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Yayasan Al-Ishlah sebagai lokasi pembukaan Safari Ramadan merupakan sebuah anugerah.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah serta memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di Kabupaten Mimika.

“Ini bukti bahwa kerukunan umat beragama di Kabupaten Mimika sangat baik. Toleransi dan keberagaman yang ada harus terus kita jaga karena ini adalah masa depan kita bersama,” katanya.

Herman juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika serta unsur Forkopimda yang dinilai terus mendorong komitmen menjaga kebersamaan dan toleransi antarumat beragama demi mewujudkan Mimika yang aman dan sejahtera.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung komitmen pemerintah daerah terhadap sekolah-sekolah yayasan agar dapat disejajarkan dengan sekolah negeri.

Ia berharap perhatian tersebut dapat diwujudkan melalui dukungan terhadap guru-guru yayasan.

“Kalau memang belum bisa diangkat sebagai ASN karena keterbatasan APBD atau administrasi, paling tidak bisa dijadikan guru kontrak yang dibiayai APBD dan tetap mengabdi di yayasan,” ujarnya.

Menurutnya, tanggung jawab mencerdaskan generasi bangsa bukan hanya berada di pundak sekolah negeri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerhati pendidikan.

Selain itu, Herman juga berharap adanya kebijakan yang berpihak kepada para mubalig, imam, dan guru ngaji di Mimika.

Ia menilai selama ini belum ada insentif yang memadai bagi mereka, padahal peran mereka sangat besar dalam menjaga moral dan kerukunan umat.

“Hampir selama ini tidak pernah ada insentif untuk guru ngaji maupun mubalig. Padahal mereka berkontribusi besar menjaga keberagaman dan membina umat di Kabupaten Mimika,” ungkapnya.