Peristiwa

Wabup Puncak Harapkan Situasi Aman Jelang Pemulangan Warga Pasca Perdamaian Dua Kelompok

×

Wabup Puncak Harapkan Situasi Aman Jelang Pemulangan Warga Pasca Perdamaian Dua Kelompok

Sebarkan artikel ini
Wabup Kabupaten Puncak, Naftali akawal (foto : Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Wakil Bupati Kabupaten Puncak, Naftali Akawal, menyampaikan harapannya agar situasi keamanan tetap kondusif pasca pertemuan perdamaian dua kelompok yang difasilitasi pemerintah, khususnya menjelang Senin, 12 Januari 2026.

Hal tersebut disampaikan saat diwawancarai awak media yang berlangsung di pendopo, Jumat(09/01/2026)

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Naftali Akawal mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan atas terlaksananya pertemuan tersebut. Ia menyebut, pertemuan dua kelompok ini menjadi langkah awal menuju perdamaian yang diharapkan oleh semua pihak.

“Karena saya mengusahakan kepada Tuhan, Tuhan itu baik. Sehingga hari ini kita bisa dikumpulkan, dua kelompok ini sudah menyampaikan kesepakatannya menuju perdamaian,” ujar Naftali kepada awak media.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dari kedua kubu yang telah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Pemerintah daerah, kata dia, mengharapkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu proses perdamaian, terutama mereka yang berada dalam pengaruh minuman keras.

“Kami minta supaya hari Senin tanggal 12 itu betul-betul aman. Jangan ada yang memanfaatkan kesempatan ini, apalagi dalam keadaan mabuk. Tidak boleh main kanku lagi. Pemerintah akan turun langsung untuk mengamankan,” tegasnya.

Terkait rencana pemulangan warga ke Kabupaten Puncak, Naftali menjelaskan bahwa hal tersebut akan dilakukan setelah proses perdamaian benar-benar selesai. Warga yang berasal dari Puncak diharapkan kembali ke daerah asal masing-masing.

“Untuk penduduk yang KTP-nya dari Puncak, setelah perdamaian mereka harus kembali ke daerah masing-masing. Sedangkan yang memiliki KK dan keluarga di sini tetap tinggal di sini. Tujuannya satu, supaya aman,” jelasnya.

Namun demikian, Naftali mengaku pemerintah daerah belum mengetahui secara pasti jumlah penduduk yang akan dipulangkan karena data KTP masih dalam pendataan.

“KTP-nya kami belum tahu, jumlah penduduknya juga belum diketahui secara pasti,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Puncak berharap seluruh tahapan pasca perdamaian dapat berjalan dengan aman dan lancar demi terciptanya situasi yang kondusif bagi masyarakat.

Peristiwa

Puncak, Torangbisa.com – Pendekatan humanis yang dijalankan Satgas Yonif 732/Banau kembali membuahkan hasil. Lima pemuda Papua yang sebelumnya tergabung dalam kelompok OPM pimpinan Joni Botak menyatakan tekad kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Sabtu (3/1/2026).