Scroll untuk baca artikel
AdveditorialKabar Utama

Tak Ingin Kafilah Berjuang Sendiri, John Rettob dan Istri Hadir Menguatkan Perjuangan Peserta Asal Mimika di Semarang

×

Tak Ingin Kafilah Berjuang Sendiri, John Rettob dan Istri Hadir Menguatkan Perjuangan Peserta Asal Mimika di Semarang

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Istri, Ny. Suzy Rettob saat menyambangi Kafilah asal Mimika yang mewakili Papua tengah di Ajang MTQ XXXI yang berlangsung di Semarang, Minggu (13/9/2026).

Semarang, torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, didampingi Ketua Dekranasda Mimika, Ny. Suzy Herawati Rettob, menyambangi para kafilah asal Kabupaten Mimika yang tengah mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu, (13/9/2026).

Kehadiran Bupati bersama istri menjadi bentuk dukungan langsung sekaligus suntikan semangat bagi para kafilah yang membawa nama Kabupaten Mimika dan Provinsi Papua Tengah di panggung MTQ tingkat nasional.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam pertemuan penuh keakraban tersebut, Johannes Rettob memberikan motivasi kepada para kafilah agar tampil percaya diri, maksimal dan tidak mudah terbebani dengan target prestasi.

Sebagai pemimpin yang dikenal dengan julukan “Bapak Toleransi”, Johannes menilai keikutsertaan Mimika dalam MTQ nasional memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi. Ajang ini menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan, kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Apalagi, Mimika telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu daerah dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia. Karena itu, Johannes berharap semangat toleransi tersebut juga tercermin melalui kehadiran dan penampilan kafilah Mimika di MTQ XXXI.

“Saya berharap anak-anak kita bisa tampil maksimal. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa nama baik Papua Tengah, lebih khusus Kabupaten Mimika. Tunjukkan bahwa Mimika mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional,” pesan Johannes.

Ia juga meminta para kafilah menjaga kesehatan, kekompakan dan tetap percaya diri selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ.

“Bawa nama Mimika dengan baik. Tampil dengan kemampuan terbaik, jangan minder. Kalian sudah sampai di tingkat nasional, itu sendiri merupakan sebuah kebanggaan,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada MTQ XXXI tingkat nasional di Semarang, Provinsi Papua Tengah mengirimkan sebanyak 100 orang untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan.

Dari jumlah tersebut, 19 orang di antaranya merupakan kafilah yang berasal dari Kabupaten Mimika.

Keikutsertaan 19 kafilah Mimika menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah. Mereka diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda Mimika di tingkat nasional.

Sementara itu, Ny. Suzy Rettob juga memberikan semangat kepada para kafilah. Ia berharap seluruh peserta dapat menikmati proses, menjaga kebersamaan dan memberikan kemampuan terbaik selama berada di Semarang.

“Kami datang memberikan dukungan dan semangat. Kalian membawa nama Mimika dan Papua Tengah. Tampil maksimal, percaya diri dan tetap rendah hati,” ungkap Ny. Suzy.

Bupati Johannes Rettob menegaskan, keberhasilan di MTQ tidak hanya diukur dari perolehan juara. Lebih dari itu, kehadiran kafilah Mimika menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Mimika adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan dan persaudaraan dalam keberagaman.

Dengan semangat tersebut, Bupati berharap para kafilah Mimika mampu memberikan yang terbaik dan ikut mengharumkan nama Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, di tingkat nasional.