Nasional

Siap Jalankan Arahan Presiden demi Kesejahteraan, Bupati dan Wabup Mimika Hadiri Rakornas di Sentul

×

Siap Jalankan Arahan Presiden demi Kesejahteraan, Bupati dan Wabup Mimika Hadiri Rakornas di Sentul

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto kiri, dan Bupati Mimika Johannes Rettob kanan (Dok/Foto:Ist/torangbisa.com)

BOGOR, (Torangbisa.com) — Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Kehadiran pimpinan daerah Mimika dalam forum strategis nasional tersebut turut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika, di antaranya Kapolres Mimika, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mimika, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mimika, serta Ketua DPRK Mimika.

Kehadiran lengkap unsur Forkopimda ini mencerminkan soliditas dan komitmen bersama pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah demi kepentingan masyarakat.

Rakornas 2026 dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh kepala daerah.

Presiden menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menciptakan lompatan pembangunan nasional, termasuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Menurut Presiden, keberhasilan agenda nasional sangat bergantung pada kemampuan daerah menerjemahkan kebijakan pusat secara tepat dan konsisten.

Presiden Prabowo juga mengingatkan para kepala daerah agar memiliki kesadaran geopolitik terhadap dinamika global, seperti konflik Rusia–Ukraina dan situasi di Gaza, yang berdampak langsung terhadap rantai pasok, harga energi, dan ketahanan pangan hingga ke daerah.

Dalam konteks kemandirian dan pertahanan, Presiden menegaskan posisi Indonesia sebagai negara Non-Blok yang harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri, tanpa bergantung pada pakta militer mana pun.

Selain itu, Presiden memberikan penekanan tegas pada agenda pemberantasan kemiskinan dan korupsi. Ia meminta seluruh pejabat daerah untuk fokus menyejahterakan rakyat dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Presiden juga menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar hukum tanpa pandang latar belakang politik.

Pada kesempatan yang sama, Presiden meluncurkan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan nasional peningkatan kualitas lingkungan, dengan instansi pemerintah sebagai pelopor kebersihan dan tata kelola lingkungan yang baik.

Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyampaikan penekanan strategis.

Mendagri menegaskan bahwa Rakornas 2026 bertujuan memastikan sinkronisasi program prioritas Presiden agar pelaksanaannya di daerah berjalan serempak, efektif, dan tepat sasaran.

Rakornas ini juga menjadi wadah penyelarasan visi jangka panjang pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Mendagri mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya pada isu-isu strategis nasional, agar setiap kebijakan pusat dapat diterjemahkan secara optimal di lapangan.

Untuk pertama kalinya, Rakornas 2026 secara khusus melibatkan Wakil Kepala Daerah guna memperkuat kesamaan pemahaman di tingkat pimpinan eksekutif daerah.

Selain itu, Mendagri juga menginstruksikan pemerintah daerah agar lebih efisien dalam penggunaan dana Transfer Ke Daerah (TKD) serta terus mendorong inovasi daerah di tengah dinamika anggaran.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini turut dihadiri seluruh jajaran Kabinet Merah Putih, para pimpinan kementerian dan lembaga negara, serta seluruh kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Peserta Rakornas meliputi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota se-Indonesia.

Kehadiran lengkap unsur pemerintahan pusat dan daerah tersebut menegaskan bahwa Rakornas 2026 menjadi momentum nasional untuk menyatukan langkah, persepsi, dan komitmen bersama dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Melalui partisipasi aktif Bupati Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta jajaran Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan kesiapan untuk menindaklanjuti arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri guna memperkuat sinergi pusat dan daerah serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Mimika.