Timika, Torangbisa.com – Di tengah dinamika mutasi dan tantangan birokrasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat (DPMKA) Kabupaten Mimika menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepada 3 pejabatnya yang berlangsung di Lantai 2 Kantor DPMKA, Rabu (8/4/2026).
3 Pejabat yang melaksanakan Sertijab diantaranya, Sekertaris DPMKA Kabupaten Mimika Eli Marsixteen, SE. M. Si, Kepala Bidang Penataan dan Kerja Sama Kampung DPMKA Kabupaten Mimika, Carolintius, SE. M. Si, dan Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan DPMKA Kabupaten Mimika, Bakri Athoriq, S. STP
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat (DPMKA) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, mengatakan bahwa menjaga semangat kerja dan soliditas organisasi sangat penting di tengah pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) yang baru saja dilakukan.
Ia menjelaskan bahwa proses sertijab sempat dihadapkan pada berbagai persoalan. Namun, hal tersebut tidak bisa menjadi alasan untuk menunda kinerja, terlebih saat ini sudah memasuki triwulan kedua.
“Baru saja bulan ini kita melaksanakan sertijab, tetapi karena berbagai persoalan yang harus diselesaikan, kita tidak bisa menunggu. Mau tidak mau, kita harus melangkah hari ini,” ujarnya.
Abraham mengungkapkan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam sistem birokrasi pemerintahan untuk itu ia mengajak seluruh pegawai, baik yang baru bergabung maupun yang berpindah tugas, untuk menerima proses tersebut dengan sikap profesional dan siap melaksanakan tugas sebagai abdi negara.
“Semua ini adalah hal biasa dalam birokrasi. Suka atau tidak, ketika mutasi datang, kita harus jalani. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap membawa semangat baru,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kehadiran pegawai baru dapat memberikan warna dan suasana segar dalam lingkungan kerja DPMKA. Di sisi lain, ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran agar meninggalkan hal-hal yang berpotensi memecah belah organisasi.
“Kita tinggalkan hal-hal yang bisa memecah belah. Tidak ada yang sempurna dalam kehidupan ini. Jika ada yang kurang berkenan, mari kita saling memberi masukan, informasi, bahkan saling membantu untuk kembali pada pemikiran yang baik,” tegasnya.
DPMKA Sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Mimika, Abraham menyampaikan agar DPMKA harus terus berinovasi dalam merancang program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Dengan awal yang baru ini, mari kita saling membantu menjalankan tanggung jawab kita. Kita harus berinovasi, bagaimana membuat konsep yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Program lama bisa kita lanjutkan, tetapi harus dibarengi dengan inovasi baru,” pungkasnya.

















