Scroll untuk baca artikel
Religi

Santri Penghafal Al-Qur’an Disebut Investasi Dunia Akhirat, Abdul Syakir: Cahaya bagi Orang Tua di Hari Kiamat

×

Santri Penghafal Al-Qur’an Disebut Investasi Dunia Akhirat, Abdul Syakir: Cahaya bagi Orang Tua di Hari Kiamat

Sebarkan artikel ini
Suasana Ujian Al-Qur’an SD Integral Al-Amiin Hidayatullah Timika Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Pengawas Bidang Pendidikan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Timika, Abdul Syakir, menegaskan bahwa anak-anak yang tumbuh dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an merupakan investasi terbaik bagi orang tua, baik di dunia maupun akhirat.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan di Pondok Pesantren Hidayatullah Timika, Jalan Kilo 9, Sabtu (23/05/2026).

Dalam penyampaiannya, Abdul Syakir mengatakan bahwa di tengah tantangan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pendidikan Al-Qur’an menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, melihat anak-anak tumbuh dengan akhlak baik dan mencintai Al-Qur’an merupakan anugerah yang sangat berharga bagi setiap orang tua.

“Anak-anak yang duduk di hadapan kita hari ini adalah investasi terbaik kita di dunia dan akhirat. Di tengah tantangan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, melihat anak-anak kita tumbuh dengan kecintaan pada Al-Qur’an adalah sebuah anugerah yang sangat mahal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan tentang keutamaan orang tua yang mendidik anak-anaknya dengan Al-Qur’an sebagaimana hadis Rasulullah SAW.

“Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa orang tua yang anaknya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat, yang cahayanya lebih indah dari cahaya matahari. InsyaAllah, anak-anak kita inilah yang kelak akan memakaikan mahkota tersebut di kepala Bapak dan Ibu sekalian,” katanya.

Abdul Syakir berharap para orang tua terus memberikan dukungan kepada anak-anak dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an di kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat.