Pendidikan

Program MBG di SD Negeri 3 Mimika Berjalan Lancar, Dorong Semangat Siswa ke Sekolah

×

Program MBG di SD Negeri 3 Mimika Berjalan Lancar, Dorong Semangat Siswa ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Mimika, Mince Rombe (foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Mimika berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap kehadiran serta semangat belajar siswa.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri 3 Mimika, Mince Rombe, Rabu (28/1/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Menurut Mince, pelaksanaan MBG di sekolahnya berlangsung normal meski sempat terjadi situasi di luar lingkungan sekolah. Bahkan, program ini justru membuat anak-anak semakin rajin datang ke sekolah.

“Program MBG di sini jalan seperti biasa. Anak-anak jadi rajin ke sekolah karena mereka tahu ada makan bergizi,” ungkap Mince.

Ia menjelaskan, pihak sekolah tetap memperhatikan jadwal makan siswa sebelum mengizinkan mereka pulang. Untuk siswa kelas IV dan V, sekolah tidak mengizinkan mereka pulang lebih awal karena belum menerima jatah makan MBG.

“Kelas empat dan lima belum makan, jadi kami tidak izinkan pulang dulu. Sementara kelas satu, dua, dan tiga sudah makan sehingga sudah kami izinkan pulang,” jelasnya.

Mince juga menepis isu adanya penolakan program MBG karena kekhawatiran orang tua terhadap keamanan makanan. Menurutnya, hanya terdapat satu hingga dua orang tua yang memilih anaknya tidak mengonsumsi MBG, bukan karena takut keracunan, melainkan karena faktor ekonomi.

“Ada satu atau dua orang tua yang tidak mau anaknya makan MBG karena mereka mampu dan anak-anak sudah dibekali makanan dari rumah. Bukan karena takut keracunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mince menyebutkan bahwa jumlah penerima MBG di SD Negeri 3 Mimika mencapai ratusan orang.

“Jumlah siswa yang menerima MBG ada 757 siswa, ditambah sekitar 50 guru. Jadi total penerima MBG lebih dari 800 orang,” ujarnya.

Sementara itu, siswa yang tidak menerima MBG hanya sekitar 20 orang dan seluruhnya merupakan anak-anak yang dibekali makanan dari rumah oleh orang tua mereka.

Dengan berjalannya program MBG secara konsisten, pihak sekolah berharap program ini terus berlanjut karena dinilai sangat membantu pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.