Sosial

PMI Mimika Dorong Pembangunan Unit Transfusi Darah, Solusi Atasi Krisis Darah di Daerah

×

PMI Mimika Dorong Pembangunan Unit Transfusi Darah, Solusi Atasi Krisis Darah di Daerah

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian PMI Mimika, Jaconis Manusiwa (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Ketua Harian PMI Kabupaten Mimika, Jaconis Manusiwa, mengatakan kehadiran unit transfusi darah di Kabupaten Mimika sangat penting guna menjawab kebutuhan darah yang hingga kini masih menjadi persoalan vital.

Ia mengungkapkan bahwa hampir setiap hari pihaknya menerima informasi terkait masyarakat yang membutuhkan darah, baik untuk keperluan medis darurat maupun perawatan di rumah sakit.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Kebutuhan darah di Mimika ini sangat vital. Hampir setiap hari kita dengar ada masyarakat yang kekurangan darah,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini PMI Mimika masih sebatas memfasilitasi dan membantu proses pemenuhan kebutuhan darah, karena belum memiliki unit transfusi darah sendiri.

Untuk itu, PMI Mimika berencana membangun unit transfusi darah dalam waktu dekat. Rencana tersebut diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini, termasuk penyiapan gedung pendukungnya.

“Harapan kami, kalau tahun ini gedung bisa disiapkan, maka tahun depan kita sudah bisa memenuhi kebutuhan darah untuk rumah sakit dan masyarakat di Mimika,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan unit transfusi darah nantinya akan sangat membantu mempercepat pelayanan serta mengurangi ketergantungan pada pihak luar dalam penyediaan darah.

Selain fokus pada kebutuhan darah, PMI Mimika juga aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya, seperti penanganan kecelakaan, kebakaran, hingga bencana alam.

Dalam kesempatan itu, PMI Mimika juga mengajak insan pers untuk terus membantu menyebarluaskan informasi terkait pentingnya donor darah kepada masyarakat.

“Kami berharap teman-teman wartawan bisa terus mengupdate informasi, agar kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah semakin meningkat,” tambahnya.

Mimika

Timika, Torangbisa.com – Koordinator Moker, Billy Laly, berharap Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk untuk menyelesaikan persoalan mogok kerja karyawan di lingkungan PT Freeport Indonesia tidak hanya memanggil pihak perusahaan utama, tetapi juga melibatkan perusahaan privatisasi dan kontraktor yang selama ini menjadi bagian dari sistem kerja para pekerja.