Timika, Torangbisa.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Primus Natikapereyau, menyoroti persoalan pembebasan lahan yang dinilai menjadi salah satu penghambat kelancaran pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mimika.
Hal tersebut disampaikan Primus saat ditemui di Gedung DPRK Mimika, Rabu (7/1/2026).
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti apakah persoalan pembebasan lahan tersebut sudah masuk ke ranah hukum atau masih dalam proses penyelesaian administratif.
“Kalau soal pembebasan lahan ini, saya belum tahu pasti apakah sudah masuk ranah hukum atau belum. Tapi harapan saya, persoalan ini bisa segera diurus,” ujar Primus.
Menurutnya, keterlambatan penyelesaian pembebasan lahan menyebabkan pembangunan jalan terkesan terputus-putus, padahal anggaran untuk pekerjaan tersebut sudah tersedia.
“Anggaran sebenarnya ada. Bukan karena tidak ada anggaran lalu pembangunan terbengkalai, tetapi karena persoalan lahan,” tegasnya.
Primus menjelaskan, persoalan pembebasan lahan tersebut tidak terjadi di semua titik pembangunan, melainkan hanya di beberapa lokasi tertentu.
“Tidak banyak memang, hanya di beberapa tempat saja. Tapi ini tetap harus diselesaikan supaya pembangunan jalan bisa berjalan lancar dan tidak terputus,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan pembebasan lahan, sehingga pembangunan infrastruktur jalan dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.










