Timika, Torangbisa.com – Aksi pemalangan yang terjadi di depan SD Negeri 3 Mimika menyusul peristiwa pembunuhan seorang warga menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua siswa.
Meski demikian, pihak sekolah memastikan bahwa proses belajar mengajar tetap berjalan dan situasi di lingkungan sekolah terpantau aman.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Mimika, Mince Rombe, menjelaskan bahwa sejak awal pihak sekolah telah berkoordinasi langsung dengan keluarga korban yang melakukan pemalangan di luar pagar sekolah.
“Pada dasarnya, kami (belajar mengajar) tidak terganggu. Di dalam sekolah kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa. Yang merasa khawatir justru orang tua siswa setelah mendengar informasi adanya pemalangan dan pembakaran ban, sehingga mereka datang menjemput anak-anak,” ujar Mince.
Ia menambahkan, bagi siswa yang belum dijemput orang tua, kegiatan belajar tetap dilaksanakan seperti biasa.
Namun, khusus untuk siswa kelas II yang masuk pada pukul 10.00 WIT, pihak sekolah memutuskan untuk tidak mengizinkan mereka masuk sekolah demi menjaga situasi tetap kondusif.
“Sementara siswa yang sudah ada di sekolah juga dijemput secara bertahap oleh orang tua mereka,” jelasnya.
Mince juga menjelaskan bahwa pihak keluarga korban telah menyampaikan untuk tidak mengganggu aktivitas sekolah selama aksi pemalangan berlangsung.
“Saya sudah berbicara langsung dengan keluarga yang ada di luar pagar. Mereka menyampaikan bahwa pemalangan ini tidak mengganggu kegiatan sekolah, murid aman, guru juga aman,” katanya.
Bahkan, kata Mince, pihak keluarga korban juga bersedia membuka akses jalan apabila terdapat kendaraan penting yang hendak masuk ke area sekolah, termasuk mobil Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kendala utamanya hanya karena banyak orang tua yang khawatir, sehingga datang menjemput anak-anak mereka,” ungkapnya.
Ia pun mengimbau para orang tua agar tetap tenang saat menjemput anak, demi menghindari kepanikan di lingkungan sekolah.
“Silakan orang tua menjemput anak-anaknya, itu hak orang tua. Tapi kami minta jangan lari-lari supaya tidak membuat anak-anak lain panik,” pungkas Mince.















