Organisasi

PA Mimika Dukung Aksi Solidaritas Hakim di Jakarta

×

PA Mimika Dukung Aksi Solidaritas Hakim di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Humas Pengadilan Agama Mimika, Ahmad Zubaidi (Dok/Foto: Riki/Torangbisa)

Timika, (Torangbisa.com) – Pengadilan Agama Mimika menggelar aksi solidaritas dalam mendukung solidaritas hakim Indonesia sebagai aksi simbolik yang dilaksanakan di Jakarta.

Humas Pengadilan Agama Mimika Ahmad Zubaidi mengungkapkan Pengadilan Agama Mimika yang tergabung dalam Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) memberikan dukungan penuh pada Hakim Indonesia terkait audiensi bersama pimpinan DPR RI dan beberapa lembaga di Jakarta.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Memang belum dikabulkan cuma ada tanggapan dari Presiden terpilih, jadi memang sudah ada gerakan dari solidaritas dari tanggal 7 sampai tanggal 11 Oktober 2024. Jadi itu gerakan serentak dari ikatan hakim Indonesia yang berangkat ke Jakarta kemudian audiensi dengan pimpinan DPR dan kemudian dihubungkan dengan Presiden terpilih dan juga mendapat dukungan dari pimpinan lembaga dan pimpinan DPR,” kata Ahmad Zubairi di Kantor Pengadilan Agama Timika, Kamis (10/10/2024).

Ia menjelaskan, sebagai wujud dukungan Pengadilan Agama Mimika memberi dukungan secara langsung maupun tidak langsung. Ada yang memberikan dukungan dengan cara datang langsung ke Jakarta dan bergabung dengan Ikahi dan menggelar audiensi, dan sebagian juga mendukung dengan cara berdoa.

“Kalau dari Timika kami atas nama ikatan Hakim Indonesia Cabang Timika hari Jumat kemarin kami juga sudah menunjukkan aksi dukungan terhadap gerakan solidaritas Hakim Indonesia,” kata Ahmad.

Bagi hakim yang berangkat ke Jakarta dan bergabung dengan barusan Ikahi dengan cara mengambil cuti tahunan, sebagian mengambil cuti namun tidak berangkat alias berdiam diri di rumah sambil mendukung rekan-rekan yang berada di Jakarta, dan ada juga sebagian yang hak cuti tahunannya sudah habis.

Mereka didorong untuk tidak melaksanakan persidangan selama kegiatan aksi mulai dari tanggal 7 sampai tanggal 11 Oktober tetapi tetap menjaga hak-hak masyarakat ada yang memang sidangnya ditunda sampai tanggal 12.

“Ada yang melanjutkan sidang tetapi tetap melaksanakan aksi Solidaritas sebagai tanda aksi Solidaritas karena memang agenda Sidang itu sudah dijadwalkan dan harus segera diselesaikan,” kata Ahmad.

Organisasi

“Kita memiliki sejarah panjang PWI sejak lahir tahun 1946 atau setahun setelah kemerdekaan RI. Dalam perjalanannya, PWI pernah terjadi perpecahan seperti sekarang,” ujar Arief Gunawan kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2025.

Organisasi

“Media tanpa box redaksi patut dipertanyakan legalitasnya. Pemerintah daerah harus selektif dan hanya bermitra dengan media yang memiliki identitas jelas, berbadan hukum, dan terverifikasi. Ini bukan soal membatasi, tetapi demi melindungi masyarakat dari informasi yang tidak kredibel,” ujar Husyen Opa Selasa, (12/8/2025)

Organisasi

“PWI ini organisasi wartawan tertua. Harus kita selamatkan dan abang kau ini harus mengambil tugas-tugas penyelamatan ini,” katanya kemudian.