Kabar KampungMimika

Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Dorong Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

×

Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Dorong Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Musrenbang Distrik Jita Digelar, Pemkab Mimika Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2026 (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Distrik Jita menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik yang berlangsung di Hotel Kanguru, Jumat (6/3/2026).

Musrenbang tersebut dihadiri oleh, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fransiskus Bokeyau dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrenbang distrik merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat mulai dari tingkat kampung hingga distrik, sehingga setiap program dan kegiatan pembangunan yang direncanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Melalui Musrenbang ini kita tidak hanya berbicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur, serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah, termasuk di Distrik Jita yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.

Namun demikian, Fransiskus juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang harus dihadapi bersama. Di antaranya keterbatasan infrastruktur dasar, akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui Musrenbang RKPD tahun 2026 ini, ia mengajak seluruh peserta untuk menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar untuk membuka akses antar wilayah.

Fransiskus juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Karena itu saya berharap seluruh peserta Musrenbang dapat berperan aktif memberikan masukan, saran, serta usulan yang konstruktif demi kemajuan Distrik Jita di masa yang akan datang,” tutupnya.