Timika, Torangbisa.com – Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay, mengatakan bahwa pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun ini lebih menitikberatkan pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, yakni “Pembangunan dari kampung ke kota”.
Menurutnya, Musrenbang kali ini difokuskan pada program-program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan dapat langsung menyentuh kepentingan warga.
“Kita di Kabupaten Mimika ada 18 distrik yang terdiri dari beberapa kelurahan dan banyak kampung. Semua usulan dan masukan masyarakat yang hadir dalam Musrenbang di Kelurahan Timika Indah akan kita verifikasi terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap usulan yang masuk akan melalui tahapan verifikasi di tingkat distrik sebelum dibawa ke tingkat kabupaten. Program yang diangkat adalah yang bersifat sangat prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Adapun sejumlah persoalan yang menjadi fokus utama, di antaranya rumah tidak layak huni, penanganan banjir yang kerap terjadi di wilayah Kota Timika, serta persoalan sampah yang masih menjadi tantangan karena rendahnya kesadaran masyarakat.
“Hal-hal yang kita prioritaskan seperti rumah layak huni, drainase agar sekolah-sekolah dan bangunan tidak lagi terdampak banjir saat hujan, serta penanganan sampah,” jelasnya.
Joel menambahkan, untuk program rumah layak huni akan diusulkan melalui Dinas Perumahan Rakyat agar masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung.
Sementara untuk program fisik lainnya, akan dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang tingkat kabupaten guna menyesuaikan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa hasil akhir dari seluruh usulan masih menunggu keputusan di tingkat kabupaten, setelah melalui proses pembahasan dan penetapan skala prioritas.
“Keputusan akhirnya nanti ada di tingkat kabupaten. Kita hanya mengusulkan berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak di masyarakat,” pungkasnya.












